Sapi Chianina Terbesar di Dunia Ternyata Dibudidayakan di Peternakan Kecil Ini

7 hours ago 10

Jakarta -

Sapi Chianina dikenal sebagai salah satu ras sapi terbesar sekaligus tertua di dunia. Berasal dari wilayah Tuscany, Italia, sapi ini memiliki tubuh raksasa dengan tinggi mencapai sekitar 2 meter dan bobot lebih dari 1,7 ton atau setara mobil kecil.

Menariknya, di balik ukuran tubuhnya yang luar biasa, sapi Chianina justru dibudidayakan di sebuah peternakan kecil di Australia Barat. Pasangan peternak Ann dan Noel Cochram memilih memelihara sapi ini bukan semata demi keuntungan, melainkan karena kecintaan mereka terhadap hewan tersebut.

Penasaran seperti apa kisah peternakan kecil yang sukses membesarkan sapi terbesar di dunia ini? Simak cerita lengkapnya dalam artikel berikut, ya, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengenal sapi Chianina, ras sapi terbesar dan tertua di dunia

Melansir dari laman Times Entertainment, Chianina merupakan ras sapi yang berasal dari Italia tengah, khususnya wilayah Tuscany. Sapi ini dikenal sebagai salah satu ras sapi tertua di dunia karena sudah ada sejak lebih dari 2.000 tahun lalu.

Chianina memiliki ukuran tubuh yang sangat besar dengan tinggi mencapai sekitar 2 meter dan berat lebih dari 1,7 ton. Karena tubuhnya yang kuat dan berotot, sapi ini pada zaman dahulu dimanfaatkan sebagai hewan pekerja untuk menarik beban berat.

Menurut Noel Cochram, ukuran besar Chianina berasal dari proses seleksi yang dilakukan masyarakat Italia di masa lalu. Mereka hanya memilih sapi bertubuh paling besar untuk dijadikan hewan pekerja.

Selain ukurannya yang mencolok, sapi Chianina juga terkenal memiliki bulu putih terang dengan pigmen kulit hitam. Ras sapi ini dikenal tahan terhadap cuaca panas dan penyakit sehingga tetap populer hingga sekarang.

Kisah peternakan kecil yang membudidayakan sapi Chianina

Mengutip dari laman ABC News, Ann Cochram pertama kali melihat sapi Chianina saat menghadiri Perth Royal Show pada 1984. Ia langsung terpikat dengan penampilan sapi tersebut yang menurutnya besar namun tetap elegan.

“Walaupun mereka hewan yang sangat besar, mereka tetap terlihat anggun. Menurut saya mereka sangat cantik,” ujar Ann.

Sejak 17 tahun terakhir, Ann dan sang suami Noel membudidayakan sapi Chianina di peternakan kecil mereka di Karridale, sekitar 300 kilometer di selatan Perth, Australia Barat. Sebelum memelihara Chianina, pasangan ini lebih dulu beternak sapi Angus.

Meski lahannya hanya sekitar 50 hektare, pasangan Cochram tetap memutuskan mengejar impian mereka untuk memelihara sapi Chianina. Ann mengatakan keputusan tersebut diambil bukan demi keuntungan semata, melainkan karena passion mereka terhadap ras sapi raksasa itu.

Noel juga bercerita bahwa dirinya pertama kali mendengar tentang Chianina dari sang paman yang pulang setelah Perang Dunia II usai membantu membebaskan Florence di Italia, daerah asal sapi tersebut. Pamannya pernah melihat “sapi putih raksasa” di ladang yang ukurannya disebut dua kali lebih besar dibanding sapi Angus.

Walau memiliki tubuh besar, pasangan Cochram memperlakukan ternaknya dengan lembut dan tenang. Mereka percaya pendekatan yang penuh rasa hormat membuat sapi lebih mudah diarahkan tanpa harus dipaksa.

Selain dibudidayakan, daging Chianina juga pernah dijual oleh pasangan ini. Daging sapi tersebut terkenal digunakan untuk hidangan khas Italia bernama Bistecca alla Fiorentina. Namun karena ukurannya sangat besar, beberapa tukang daging mengaku kesulitan memprosesnya.

Kini, pasangan Cochram berharap semakin banyak peternak tertarik membudidayakan sapi Chianina agar ras sapi unik ini tetap lestari dan tidak punah.

Itu dia Bunda informasi mengenai sapi Chianina, ras sapi terbesar di dunia yang ternyata dibudidayakan di sebuah peternakan kecil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online