Normalnya tangan dan kaki bayi berwarna pink, kemerahan, atau sesuai warna kulitnya. Namun, pernah kah Bunda melihat tangan dan kaki bayi tampak keunguan? Apakah hal tersebut merupakan hal yang normal.
Wajar, sebagai orang tua saat merawat bayi, terutama yang baru lahir, seringkali dihantui dengan perasaan cemas ketika melihat hal yang dianggap tidak sewajarnya. Namun, tangan dan kaki berwarna ungu pada bayi baru lahir hampir selalu normal, Bunda.
Istilah medisnya adalah akrosianosis, suatu kondisi yang tidak berbahaya di mana pembuluh darah di ekstremitas menyempit sementara, sehingga menciptakan warna kebiruan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akrosianosis sangat umum terjadi dan diamati pada sebagian besar bayi baru lahir yang sehat dalam beberapa jam pertama kehidupan. Namun, beberapa faktor lain juga dapat menyebabkan perubahan warna kulit.
Simak lebih jauh mengenai kondisi apa itu tangan dan kaki bayi tampak keunguan, kemungkinan penyebab lain dari tangan atau kaki bayi yang berwarna ungu selain akrosianosis, dan kapan kita harus berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.
Penyebab tangan kaki bayi tampak keunguan
Ada beberapa penyebab tangan dan kaki bayi tampak keunguan. Berikut beberapa penyebabnya!
1. Akrosianosis
Pada bayi, tangan atau kaki berwarna biru atau ungu paling sering disebabkan oleh kondisi umum yang disebut akrosianosis. Akrosianosis adalah kondisi ketika ekstremitas sementara berubah menjadi biru atau ungu, karena penyempitan pembuluh darah. Seringkali, ini merupakan akibat dari lingkungan yang dingin.
"Kondisi ini akan membaik setelah bayi dihangatkan setelah kedinginan. Seiring perkembangan sirkulasi darah bayi baru lahir, darah yang mengandung oksigen akan lebih efektif mencapai ujung tubuh dan mengurangi frekuensi akrosianosis," kata Rashmi Jain, MD, dokter anak dan pendiri BabiesMD, praktik pediatri khusus di Irvine, California, dikutip dari Parents.
Gejala akrosianosis meliputi:
- Tangan dan kaki kebiruan
- Tangan dan kaki dingin
- Jari tangan dan kaki bengkak
- Membaik dengan kehangatan tetapi memburuk dalam cuaca dingin
2. Sianosis
Tidak seperti akrosianosis, sianosis adalah kondisi serius. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan oksigen dalam darah.
Pada sianosis, kulit bayi berubah menjadi kebiruan, keunguan, atau keabu-abuan (tergantung pada warna kulitnya) di bagian tubuh lain juga, termasuk badan, kepala, dan mulut. Sianosis bisa lebih sulit terlihat pada warna kulit yang lebih gelap. Karena terjadi di bagian tengah tubuh, kondisi ini juga disebut sianosis sentral.
Sianosis dapat disebabkan oleh:
- Masalah paru-paru
- Obstruksi saluran napas
- Masalah jantung
- Kejang
- Paparan udara dingin
- Racun
Beda akrosianosis dan sianosis sentral?
Mengutip laman Blueberry Pediatrics, akrosianosis dan sianosis sentral mungkin terlihat mirip, tetapi keduanya memiliki penyebab dan tingkat kekhawatiran yang sangat berbeda.
Akrosianosis terbatas pada tangan dan kaki keunguan yang merupakan temuan normal. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya pada bayi baru lahir. Sedangkan sianosis sentral dianggap lebih berbahaya karena memengaruhi bibir, lidah, dan badan. Hal ini menandakan bahwa tubuh tidak menerima cukup oksigen.
Namun, sianosis sentral, yang diamati ketika bibir atau bagian tengah tubuh bayi berubah menjadi biru, mungkin menunjukkan kondisi mendasar yang lebih serius dan memerlukan evaluasi medis segera.
Saat tubuh bayi terlihat semakin keunguan seperti marmer yang disebut bercak, menjadi hal yang normal terjadi ketika bayi kedinginan. Bunda dan Ayah sebaiknya amati, apakah bercak ini tetap ada setelah dihangatkan sehingga memerlukan evaluasi medis segera.
Fenomena Raynaud
Ada fenomena Raynaud yang mirip dengan akrosianosis. Bedanya, serangan Raynaud terjadi karena paparan dingin atau stres emosional. Pada akrosianosis, tangan dan kaki berwarna ungu mungkin lebih konsisten.
Ada dua jenis Raynaud: primer dan sekunder. Tidak ada penyebab yang diketahui untuk Raynaud primer, tetapi pada Raynaud sekunder, kondisi medis yang mendasarinya, seperti penyakit autoimun, menyebabkannya.
Gejala termasuk kulit pada ekstremitas yang berubah menjadi putih, kemudian biru atau ungu. Selain itu, saat area tersebut menghangat dan sirkulasi kembali, area tersebut mungkin terasa nyeri dan menjadi merah.
Tanda normal dan mengkhawatirkan
Tanda-tanda normal (biasanya tidak memerlukan tindakan):
- Warna ungu atau biru terbatas hanya pada kaki dan tangan
- Bayi menyusu dengan baik dan berat badannya bertambah
- Warna kembali normal saat tangan atau kaki dihangatkan
- Bayi waspada, aktif, dan responsif
- Perubahan warna bersifat sementara dan membaik dalam 48 jam pertama
Tanda-tanda mengkhawatirkan (cari perhatian medis):
- Bibir, lidah, atau badan berwarna biru (sianosis sentral)
- Kesulitan bernapas atau pernapasan cepat
- Bayi tidak mau menyusu
- Lesu atau mengantuk yang tidak biasa
- Pembengkakan pada kaki atau tangan
- Perubahan warna yang menetap dan tidak membaik dengan penghangatan
Cara mengatasi tangan dan kaki ungu pada bayi
Jika bayi mengalami akrosianosis, tidak diperlukan pengobatan. Tindakan terbaik yang bisa dilakukan orang tua adalah menjaga suhu tubuh bayi tetap nyaman, termasuk memakaikan pakaian berlapis agar lebih mudah membantu bayi mengatur suhu tubuhnya.
"Tidak ada masalah medis jika memang benar akrosianosis yang menyebabkan perubahan warna kebiruan pada ujung tubuh yang paling jauh," kata Dr. Jain.
Meskipun akrosianosis seharusnya sembuh dalam satu hingga dua hari pertama kehidupan, ia mengatakan bahwa kondisi ini dapat kambuh setelah mandi atau ketika bayi kedinginan. "Dalam situasi ini, kondisi tersebut akan sembuh segera setelah bayi menghangat."
Jika tangan atau kaki ungu anak disebabkan oleh sianosis atau pun fenomena Raynaud, pengobatan mungkin melibatkan pemantauan. Untuk fenomena Raynaud, jika kondisi tersebut sekunder, artinya kondisi kesehatan yang mendasarinya menyebabkannya, pengobatan akan melibatkan penanganan penyebab spesifik tersebut.
Demikian penjelasan mengenai kaki dan tangan bayi keunguan. Kenali penyebabnya dan cara membedakan dengan kondisi yang berbahaya. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
.png)
1 day ago
11
















































