INFO NASIONAL - Wali Kota Padang Fadly Amran menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aia Pacah, Kota Padang, Selasa, 28 April 2026. Bantuan ini diberikan kepada 55 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat kecamatan, yakni Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo, dan Pauh.
Program ini dalam rangka membantu masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana. Bantuan yang disalurkan terdiri dari kategori rusak sedang sebesar Rp30 juta untuk 31 unit rumah, serta kategori rusak ringan sebesar Rp15 juta untuk 24 unit rumah.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima yang hadir. Fadly Amran menjelaskan, bantuan stimulan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana, khususnya dalam memperbaiki hunian yang terdampak.
“Pemerintah Kota Padang hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak menghadapi kondisi ini sendirian. Bantuan stimulan ini diharapkan dapat membantu memperbaiki rumah warga agar kembali layak huni,” kata dia.
Fadly Amran mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut secara tepat sasaran dan sesuai peruntukan yang telah ditetapkan. “Kami meminta agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk perbaikan rumah. Gunakan secara bijak dan transparan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh keluarga penerima,” ujarnya.
Kepala BPBD Kota Padang Hendri Zulviton dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui tahapan pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan. “Sebanyak 55 kepala keluarga telah ditetapkan sebagai penerima bantuan berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan. Besaran bantuan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah, baik kategori rusak ringan maupun rusak sedang,” ucapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang Tarmizi Ismail, unsur BPBD Kota Padang, serta para camat dari wilayah terdampak. (*)
.png)













































