DPR Minta 50 Persen Kekurangan Formasi Guru Segera Dipenuhi

6 hours ago 4

WAKIL Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Lalu Hadrian Irfani mengatakan Indonesia saat ini masih kekurangan guru. Berdasarkan datanya, kebutuhan formasi tenaga pengajar di Tanah Air masih kurang 561 ribu guru.

Dia meminta pemerintah segera menyediakan formasi sebagai solusi untuk memenuhi kekurangan tersebut. "Kami berharap 2026 ini 50 persen-nya dulu, paling tidak 250 ribu sekian dibuka formasinya," ujar dia di kompleks DPR, Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Komisi bidang pendidikan ini, kata Lalu, telah membahas persoalan kekurangan guru dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti. Dia mengusulkan rekrutmen calon guru itu diprioritaskan buat lulusan baru sarjana pendidikan. "Dibuka formasi calon pegawai negeri sipil melalui tes," kata Lalu.

Selain itu, dia mengusulkan pemerintah mengangkat guru yang masih berstatus paruh waktu menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja penuh waktu. Menurut Lalu, postur anggaran sektor pendidikan tahun ini mencukupi untuk mengangkat sekaligus membuka formasi CPNS guru tersebut.

Bahkan, menurut Lalu, program-program prioritas pemerintah tidak akan terganggu bila pemerintah merekrut ratusan ribu guru. "Fiskalnya ada, tinggal sekarang niat baik pemerintah saja," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Dia meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mulai berfokus pada pemenuhan formasi guru, termasuk peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik tersebut. Menurut dia, perbaikan di bidang pendidikan memang tidak hanya soal sarana prasarana atau infrastruktur. "Membangun sekolah di mana-mana oke, bagus, tidak ada masalah. Tapi sumber daya manusia guru juga perlu dipikirkan," kata dia.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online