PROSES pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon pada Ahad, 29 Maret 2026, memasuki tahapan akhir.
Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Yogyakarta Brigadir Jenderal TNI Yuniar Dwi Hantono mengonfirmasi jenazah almarhum dijadwalkan bertolak dari Turki menuju Bandara Soekarno Hatta Jumat, 3 April 2026. Jenazah Praka Rizal dan dua prajurit TNI lain yang gugur di Lebanon itu kemudian lebih dulu disemayamkan di Bandara Halim Perdana Kusuma untuk upacara penghormatan kenegaraan Sabtu, 4 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Setelah prosesi di Jakarta yang dipimpin langsung pimpinan TNI besok (Sabtu), jenazah baru diberangkatkan menuju Yogyakarta melalui jalur udara. Kami perkirakan peti jenazah tiba di rumah duka Kulon Progo pada Sabtu malam," kata Yuniar, Jumat.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, kata Yuniar, pihak TNI akan memfasilitasi keberangkatan empat orang ahli waris yang terdiri dari istri, anak, ayah dan ibu Praka Farizal menuju Jakarta pada Sabtu pagi.
Para ahli waris tersebut akan dikawal personel Kodim dan Korem di Kulon Progo untuk mengikuti prosesi penyerahan jenazah dari negara kepada keluarga yang dipimpin oleh pimpinan TNI di Jakarta.
Mengenai jadwal pemakaman, Yuniar menyatakan upacara militer direncanakan berlangsung pada Ahad, 5 April sekitar pukul 09.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo.
Bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi pemakaman tersebut Letnan Jenderal TNI Chandra yang menjabat sebagai Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI, didampingi oleh Pangdam serta jajaran Korem 072/Pamungkas. "Sebelum pemakaman dari pihak keluarga akan ada acara adat lebih dulu, kemudian jenazah diserahkan kepada negara untuk upacara secara militer di Taman Makam Pahlawan Giripeni," kata dia.
.png)

















































