WAKIL Ketua Komisi X DPR Kurniasih Mufidayati, menduga ribuan calon mahasiswa yang telah mengikuti proses SNBT maupun SNBP 2026 tak melakukan mekanisme daftar ulang ke perguruan tinggi dikarenakan sejumlah faktor.
Berdasarkan peristiwa serupa yang terjadi di tahun sebelumnya, dia menuturkan, terdapat tiga dugaan penyebab kenapa banyak calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Pertama, jurusan atau program studi buka yang diminati atau hanya menjadi pilihan kedua di perguruan tinggi yang dituju," kata Kurniasih di Kompleks DPR, MPR, dan DPD pada Kamis, 2 Juli 2026.
Faktor lainnya, dia melanjutkan, yakni berkaitan dengan kemampuan ekonomi keluarga. Berkaca dari tahun lalu, alasan dominan calon mahasiswa tak melakukan daftar ulang dilatari keterbatasan fiskal.
Menurut dia, calon mahasiswa diliputi kebimbangan kendati telah dinyatakan lolos proses seleksi. Sebab, pembiayaan untuk membayar misalnya uang kulia tunggal atau UKT ternyata tidak sesuai dengan ekspetasi.
"Faktor lain ada juga mahasiswa yang kemudian lebih memilih melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kementerian/lembaga atau luar negeri," ujar politikus PKS ini.
Dia meminta, agar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melakukan riset, survei, maupun studi komparatif untuk mengetahui pasti penyebab banyaknya calon mahasiswa yang tak mendaftar ulang.
Dia mengingatkan, fenomena banyaknya calon mahasiswa yang tak melanjutkan jalan pendidikannya adalah masalah serius bagi bangsa. Karenanya, dia berharap seluruh stakeholder termasuk calon mahasiswa dapat bersama-sama mewujudkan tercapainya angka pendidikan tinggi di Tanah air.
"Saat ini angka partisipasi kuliah kita masih di bawah 40 persen, kurang dari setengahnya," ucap Kurniasih.
Adapun, dalam beberapa waktu ini terdapat kabar yang menyebutkan ada sekitar 60 ribu calon mahasiswa jalur SNBP 2026 memilih untuk tidak melanjutkan proses dengan tak melakukan daftar ulang ke perguruan tinggi yang dituju.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026 Eduart Wolok membantah perhitungan tersebut. Dia mengatakan, total jumlah itu merupakan akumulasi dari semua jalur seleksi atau penerimaan mahasiswa baru.
.png)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5746528/original/013133300_1778645752-foto_media__78__2.jpg)
