Kunjungan Bupati Bireuen ke Asahan Perkuat Solidaritas Antardaerah Pascabencana

4 hours ago 4

INFO TEMPO – Kunjungan terima kasih yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada Kabupaten Asahan menjadi contoh solidaritas antardaerah dalam pemulihan Sumatra. Hubungan saling mendukung antara daerah penerima dan pemberi bantuan dinilai penting untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Bupati Bireuen H. Mukhlis mengunjungi Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada 18 Juni 2026. Kedatangannya untuk menyampaikan apresiasi atas bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp 30 miliar guna mendukung pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Mukhlis dan jajarannya diterima langsung oleh Bupati Asahan Taufik ZA, Wakil Bupati Rianto, Sekretaris Daerah Zainal Sinaga, Ketua DPRD Asahan H. EFI Irwansyah Pane, Kepala Bapperida H. Supriyanto, Kepala Dinas PUPR Agus JPG, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Bantuan keuangan yang diberikan Kabupaten Asahan bersumber dari Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun 2026 berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900/3691/SJ tanggal 18 April 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Daerah Terdampak Bencana.

Dalam pertemuan itu, Mukhlis menyampaikan bahwa Kabupaten Bireuen menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak cukup berat akibat bencana. Dari 17 kecamatan yang ada, sebanyak 12 kecamatan terdampak. Selain merusak infrastruktur, bencana juga berdampak terhadap puluhan ribu kepala keluarga dan lahan pertanian masyarakat.

Menurut Mukhlis, bantuan dari Kabupaten Asahan akan digunakan sesuai proposal yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bireuen, yakni untuk membangun dan memperbaiki ruas jalan Blang Gandai-Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa sepanjang 10 kilometer.

Sekitar lima kilometer dari ruas jalan tersebut harus direlokasi karena badan jalan lama tergerus banjir dan berubah menjadi bagian dari aliran sungai.

“Bantuan ini akan kami bangun jalan Blang Gandai-Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa. Panjangnya 10 kilometer. Nanti bapak-bapak bisa berkunjung ke sana melihat jalan yang akan kami bangun dalam waktu dekat ini,” ujar Mukhlis.

Bupati Asahan Taufik ZA menanggapi undangan itu penuh antusias. “InsyaAllah, tiga bulan ke depan kami akan berkunjung ke Bireuen. Kunjungan tersebut untuk monitoring sekaligus silaturahmi ke sana,” ucapnya.

Kunjungan Bireuen ke Asahan berlangsung di tengah percepatan realisasi bantuan keuangan antardaerah untuk pemulihan pascabencana di Sumatra. Berdasarkan data pemutakhiran Progres Realisasi Bantuan Keuangan per 22 Juni 2026, hibah dari berbagai daerah telah memasuki tahapan final.

Delapan kabupaten/kota di Aceh yang menerima bantuan dari provinsi serta kabupaten/kota di Sumatera Utara telah merampungkan Penetapan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Bankeu, dan seluruh dananya kini sudah resmi masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) wilayah penerima manfaat.

Sedangkan untuk bankeu dari Sumatera Barat, 14 kabupaten/kota penerima bankeu di Aceh telah menuntaskan penetapan Perkada dan dananya masuk ke RKUD penerima. Kecuali Kabupaten Pidie Jaya yang menerima bantuan dari Kabupaten Solok, serta Kabupaten Aceh Singkil menerima dari Kabupaten Payakumbuh dan Kota Bukittinggi yang masih proses pencairan.

Mendagri Tito Karnavian menilai kunjungan bupati Bireuen Ke Asahan dapat menjadi contoh gotong royong dan memperkuat ikatan persaudaraan antardaerah dalam penanganan bencana.

“Bagus progresnya. Sebaiknya kepala daerah-kepala daerah penerima hibah mengunjungi kepala daerah pemberi hibah. Ucapkan terima kasih, lalu naikkan ke media. Semua ini untuk menunjukkan solidaritas antardaerah dalam membantu daerah bencana. Bisa jadi model ke depan,” kata Tito yang juga sebagai Kasatgas PRR. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online