INFO TEMPO – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono meminta seluruh kader PPP di Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting sebagai persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Arahan tersebut disampaikan usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, Sabtu, 4 Juli 2026.
Mardiono menegaskan pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari kerja politik yang lebih terstruktur. Menurut dia, penguatan organisasi hingga ke akar rumput menjadi syarat penting agar PPP mampu meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono (tengah) didampingi Ketua DPW PPP NTB Muzihir dalam konferensi pers di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Dok. PPP
Ia mengatakan hasil Pemilu sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi partai. Menurut dia, sebaran suara PPP di sejumlah daerah belum mampu dikonversi menjadi kursi legislatif karena masih terjadi ketimpangan perolehan suara.
Mardiono menjelaskan perhatian partai selama ini cenderung terfokus pada daerah basis suara, sementara wilayah penyangga belum mendapatkan perhatian yang memadai. Kondisi tersebut, kata dia, membuat PPP kehilangan peluang meraih kursi di beberapa daerah hanya karena selisih suara yang tipis.
"Ini menjadi evaluasi agar ke depan pemerataan perolehan suara bisa dilakukan sehingga peluang mendapatkan kursi lebih besar," ujarnya.
Melalui pembenahan organisasi dan pemerataan kerja politik, Mardiono optimistis PPP dapat meningkatkan jumlah kursi pada Pemilu 2029, termasuk menargetkan kursi pimpinan DPRD Provinsi NTB.
Sementara itu, Ketua DPW PPP NTB Muzihir mengatakan partainya menargetkan minimal meraih satu kursi DPRD di setiap daerah pemilihan pada Pemilu 2029. Target tersebut, menurut dia, dapat dicapai dengan memprioritaskan penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
Muzihir menilai kehadiran Muhammad Mardiono dalam pelantikan menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader untuk terus memperkuat dan membesarkan PPP di NTB.
Ia menambahkan, secara nasional PPP telah menyelesaikan musyawarah wilayah di seluruh 38 provinsi. Adapun musyawarah cabang di tingkat kabupaten/kota juga hampir rampung, dengan sekitar 10 persen DPC yang masih menyelesaikan proses tersebut.
Muzihir mengatakan proses konsolidasi di berbagai daerah, termasuk di NTB, berlangsung kondusif. Karena itu, ia mengajak seluruh kader tetap fokus memperkuat organisasi dan meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.
"Kami mengajak seluruh kader tetap fokus membesarkan partai dan meningkatkan perolehan kursi," ujarnya. (*)
.png)








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5746528/original/013133300_1778645752-foto_media__78__2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)



