Mengapa Disebut Kalender Hijriyah? Adakah Hikmah di Baliknya?

5 hours ago 6

loading...

Penetapan sistem penanggalan dan penggunaan tahun hijrah karena titik awal perhitungan tahunnya merujuk pada peristiwa hijrah, sistem penanggalan tersebut kemudian dikenal sebagai kalender Hijriyah. Foto ilustrasi/rotasi menjelajah

Mengapa penanggalan umat Islam dinamai Kalender Hijriyah ? Adakah makna dan hikmah di balik penamaannya? Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.

Nama "Hijriyah" berasal dari kata hijrah, yaitu peristiwa perpindahan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dari Makkah menuju Madinah. Peristiwa hijrah terjadi pada 622 Masehi dan menjadi salah satu tonggak utama dalam sejarah Islam. Namun, perlu dicatat bahwa Nabi Muhammad SAW tidak menetapkan kalender bernama kalender Hijriyah ketika beliau masih hidup.

Penetapan sistem penanggalan dan penggunaan tahun hijrah sebagai era dilakukan kemudian pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA . Karena titik awal perhitungan tahunnya merujuk pada peristiwa hijrah, sistem penanggalan tersebut kemudian dikenal sebagai kalender Hijriyah.


Lebih dari Sekadar Penunjuk Waktu

Kalender Hijriyah memiliki arti penting bagi umat Islam karena tidak hanya digunakan untuk mencatat tanggal.

Berbagai ibadah utama dalam Islam menggunakan kalender Hijriah sebagai acuannya. Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, ibadah haji, puasa Asyura, hingga berbagai ibadah sunnah berkaitan dengan penanggalan tersebut.

Baca juga: Sejarah Kalender Hijriyah: Mengapa Umar bin Khattab Pilih Hijrah Nabi sebagai Awal Penanggalan Islam?

Kalender ini juga menjadi pengingat terhadap perjalanan panjang dakwah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.

Setiap kali umat Islam memasuki tahun baru Hijriah, momentum tersebut sejatinya dapat menjadi kesempatan untuk mengingat kembali makna hijrah. Bukan hanya hijrah secara fisik sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW dan para sahabat, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan semakin dekat kepada Allah SWT.

Hikmah di Balik Penamaan Hijriyah

Penamaan “hijriyah” diambil dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hijrah ini merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menandai perpindahan Nabi Saw dan para sahabatnya ke Madinah untuk membentuk sebuah negara Islam yang baru. Keputusan untuk menggunakan hijrah sebagai titik awal era dalam perhitungan tahun Hijriyah adalah hasil dari pertimbangan dan kesepakatan para sahabat setelah wafatnya Nabi Muhammad.

Peristiwa hijrah memiliki makna yang mendalam bagi umat Muslim. Selain menjadi pemisah antara masa kehidupan Nabi Muhammad di Mekkah dan di Madinah, hijrah juga merupakan awal dari pembentukan komunitas Muslim yang kuat dan menandai langkah awal dalam membangun fondasi Islam sebagai agama dan sistem kehidupan yang komprehensif.

Penggunaan kalender Hijriyah, yang dimulai dari peristiwa hijrah, adalah salah satu cara bagi umat Muslim untuk terus terhubung dengan akar sejarah dan identitas mereka sebagai umat Islam. Ini juga mengingatkan mereka akan nilai-nilai dan ajaran yang diajarkan oleh Nabi Muhammad selama periode hijrah dan selanjutnya.

Dengan mengetahui dan memahami sejarah perhitungan tahun Hijriyah yang berakar dari peristiwa hijrah, umat Muslim dapat menghargai dan merayakan perayaan-perayaan keagamaan dalam konteks yang lebih mendalam. Selain itu, mereka juga diingatkan akan komitmen untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad dan para sahabat dalam menjaga keutuhan umat Muslim dan memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 5 Alasan Penting Mengapa Muslim Perlu Memahami Kalender Hijriyah

(wid)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online