Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional

13 hours ago 10

loading...

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk terlibat aktif dalam penanganan sampah nasional. Foto/istimewa

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI beserta kepolisian, kementerian, hingga kepala daerah untuk turun tangan mengatasi masalah sampah di seluruh Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri panen raya serentak program ketahanan pangan bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kunjungannya Prabowo sempat meninjau area mesin pengolahan sampah jenis Motah atau Mesin Olah Runtah untuk melihat proses pengolahan limbah sekaligus mendengarkan penjelasan dari personel TNI. Dalam peninjauan tersebut, Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Pengelolaan sampah Motah atau yang ada di lingkungan TNI AU ini memanfaatkan teknologi insinerator buatan anak bangsa. Mesin ini beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan bahan bakar maupun listrik, mampu memusnahkan hingga 1 ton sampah per jam, serta menghasilkan abu yang dapat didaur ulang menjadi material bangunan.

Baca juga: Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama

Sistem Motah telah dikembangkan secara masif yang telah tersebar di 64 kabupaten dan kota yang memiliki fasilitas pengolahan terpadu berkapasitas hingga 100 ton. Inovasi ini mendukung penanganan sampah dari hulu ke hilir sekaligus mengurangi ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Keunggulan sistem Motah di antaranya mampu memusnahkan sampah basah maupun kering dengan suhu pembakaran mencapai 1.000 derajat Celcius. Abu sisa pembakaran dimanfaatkan sebagai campuran pembuatan batako dan paving block, sementara residu organik diolah menjadi media tanam. Teknologi ini juga ramah lingkungan dan telah melalui uji emisi yang disesuaikan dengan standar Kementerian Lingkungan Hidup.

Prabowo juga menegaskan, komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh sebelum 2029, sebagaimana ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Prabowo mengaku sangat bahagia dan bangga dengan para petani dan nelayan di Indonesia dan menyebut mereka sebagai pahlawan sebenarnya. "Hari ini saya bahagia. Saya bangga jadi Presiden Republik Indonesia. Saya bangga dengan petani-petani Indonesia!" katanya.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online