Pembangunan SMA Garuda di Konawe Selatan Mencapai 87 Persen

16 hours ago 9

PEMERINTAH menargetkan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, rampung dalam waktu dekat dan siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan ini ketika meninjau langsung proses pembangunan SMA Garuda Baru di Konawe Selatan pada Rabu, 1 Juli 2026.

Brian berujar, penyelesaian pembangunan gedung sekolah menjadi fokus utama karena akan menjadi fasilitas pertama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. “Progres pembangunan gedung sekolah telah mencapai sekitar 87,58 persen, dengan target penyelesaian struktural dan fungsional pada Juli 2026 sehingga ruang-ruang kelas dapat segera dimanfaatkan,” ujar Brian dikutip dari keterangan tertulis pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Brian dalam peninjauan tersebut menginstruksikan agar proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan siswa saat fasilitas mulai digunakan. Ia juga memastikan pembangunan fasilitas pendukung, seperti kantin dan dapur, berjalan beriringan dengan pembangunan gedung utama.

Tak hanya itu, pembangunan asrama siswa serta rumah dinas guru juga terus diselesaikan guna mendukung kenyamanan dan kesiapan tenaga pendidik yang akan bertugas di SMA Unggul Garuda Baru. Brian menegaskan kementeriannya terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sehingga fasilitas pendidikan dapat segera difungsikan.

Pembangunan SMA Unggul Garuda Baru merupakan bagian dari program andalan alias Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, pemerintah tengah membangun empat Sekolah Garuda Baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sekolah-sekolah itu adalah SMA Unggul Garuda Baru Bangka Belitung, SMA Unggul Garuda Baru Kalimantan Utara, SMA Unggul Garuda Baru Sulawesi Tenggara, dan SMA Unggul Garuda Baru Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, sebanyak 307 siswa dari berbagai daerah di Indonesia telah dinyatakan lolos sebagai angkatan pertama SMA Unggul Garuda. Pemerintah menetapkan jadwal mobilisasi peserta didik ke lokasi sekolah dilaksanakan pada 16-19 Juli 2026. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar secara resmi akan dimulai pada 20 Juli 2026.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online