loading...
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Program GARBATERA. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Program GARBATERA (Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera) yang mengintegrasikan sektor kesehatan, ketahanan pangan, energi terbarukan, hingga pengembangan usaha mikro. Memasuki satu tahun pelaksanaannya sejak diluncurkan pada Juli 2025, program tersebut telah memberikan dampak nyata bagi warga Desa Balongan dan Desa Tegalurung, Kabupaten Indramayu.
"Pemberian makanan tambahan ini sangat bermanfaat untuk balita di desa kami, apalagi diolah oleh warga sendiri. Harapannya, kesehatan anak-anak Balongan semakin baik dan angka gizi buruk bisa ditekan," kata Bidan Desa Balongan Dini S. Z dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Distribusi BBM di Sumut Berangsur Normal, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Aman
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) GARBATERA dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, kader Posyandu, PKK, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendekatan lintas sektor tersebut diarahkan untuk menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Di bidang kesehatan dan gizi, Pertamina Patra Niaga telah menggelar edukasi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) bagi kader Posyandu, menyalurkan bantuan alat fogging, memberikan makanan tambahan kepada 400 balita di enam Posyandu, serta melaksanakan Program PELITA yang menjangkau wali murid dan tenaga pendidik PAUD guna memperkuat pola asuh anak. Selain itu, perusahaan juga menyerahkan berbagai peralatan kesehatan seperti timbangan digital, tensimeter, doppler, dan oximeter untuk mendukung pelayanan Posyandu.
Sementara di sektor ekonomi, Program GARBATERA membina Kelompok Olahan Makanan Sehat (OMSET) Balongan yang kini rutin memasok produk olahan ikan ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut turut meningkatkan pendapatan anggota kelompok sekitar Rp300.000 per bulan. Rantai pasok juga diperkuat melalui bantuan mesin produksi pelet pakan ternak bagi Kelompok Tani Ragem Jaya serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 10 kWh hasil kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Program Desa Energi Berdikari.
Berbagai capaian juga tercatat selama pelaksanaan program, antara lain peningkatan kehadiran balita di Posyandu hingga 30% saat pelaksanaan Bulan Vitamin A, meningkatnya pengetahuan kader kesehatan dan orang tua mengenai kesehatan keluarga, penguatan layanan kesehatan dasar melalui bantuan alat kesehatan, serta renovasi Balai Perempuan Desa Balongan sebagai pusat kegiatan pemberdayaan perempuan.
.png)

















































