GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meminta penumpukan sampah yang terjadi di Rusun Waduk Pluit segera diselesaikan. Ia menyebut selambat-lambatnya rampung dalam sepuluh hari ke depan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Hal ini disampaikan oleh Pramono kepada wartawan saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026. "Saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8-10 hari," katanya, Rabu.
Menurut Pramono, penumpukan sampah di kawasan tersebut terjadi karena adanya keterlambatan antrean. "Di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPS-TPS yang ada kemudian ke Bantar Gebang, terjadi penumpukan."
Hingga kini, Pramono menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan satu alat berat, tiga unit truk, juga sepuluh personel untuk bekerja di lapangan.
Pemerintah daerah akan menambah peralatan dalam dua hari ke depan agar penanganan sampai cepat diselesaikan. Selain penanganan tersebut, Pramono secara khusus meminta pengelolaan Waduk Pluit dapat dikelola dengan aturan dan cara yang lebih baik.
"Supaya tidak terjadi seperti yang sekarang ini ada penumpukan dan sebagainya," sebutnya.
.png)

















































