loading...
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong memanfaatkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - xabytes Indonesia mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan jangkauan pemasaran. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai perlu diiringi dengan penguatan fondasi digital, literasi teknologi, serta penerapan AI yang bertanggung jawab.
"AI semakin dekat dengan UMKM Indonesia, terlihat dari semakin banyaknya penggunaan AI untuk desain, konten, dan pemasaran. Namun, adopsinya masih belum merata," ujar VP & Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).
Baca Juga: AI Membuat Kreativitas Murah, Siapa yang Membayar Harganya?
Indra mengatakan tantangan pemanfaatan AI bagi UMKM saat ini bukan hanya terkait akses terhadap teknologi, tetapi juga kemampuan menggunakannya untuk meningkatkan efektivitas kerja, menghemat biaya, dan mendorong pertumbuhan omzet. Ia menyebut pemerintah memperkirakan lebih dari 90% UMKM belum memanfaatkan AI secara optimal, sementara 72,78% penduduk Indonesia telah mengakses internet pada 2024.
Menurut dia, transformasi digital UMKM tidak cukup hanya dengan memiliki akun media sosial atau situs web. Pelaku usaha juga perlu membangun fondasi digital yang dapat mendukung penggunaan AI untuk berbagai kebutuhan, seperti riset pasar, pembuatan konten pemasaran, optimasi mesin pencari, pengembangan situs web, dan komunikasi dengan calon pembeli.
Kementerian Perdagangan sebelumnya mendorong UMKM memanfaatkan AI dalam pemasaran digital melalui program pendampingan “Gapai Pasar Global dengan AI” pada September 2026. Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan bahwa teknologi digital dapat membantu pelaku UMKM menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
.png)






























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9337844/original/002418600_1788259594-0L5A0298.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4079792/original/044506900_1657030031-IMG_20220705_201041.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336928/original/052082000_1788222063-Gemini_Generated_Image_ctt9wmctt9wmctt9.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336758/original/034311900_1788175118-indo_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337949/original/038835400_1788266026-Muhammad_Isfandyar_Abdillah_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334902/original/057214100_1787904674-1000420049.jpg)


