PRESIDEN Prabowo Subianto resmi menerima surat kepercayaan atau letter of credentials dari 17 duta besar negara sahabat di Istana Kepresidenan Jakarta. Penyerahan belasan surat kepercayaan dubes asing ini sebelumnya sempat tertahan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Adapun kemarin, Kepala Negara menerima kredensial dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP). Sementara hari ini, Selasa, 9 Juni 2026, Prabowo menerima sembilan sisanya.
Penyerahan surat kepercayaan ini, mengutip keterangan pers Sekretariat Presiden, menandai dimulainya masa tugas para dubes di Indonesia secara resmi.
Prosesi penyerahan surat kepercayaan diawali dengan penyambutan resmi para duta besar di Istana Merdeka. Setibanya di lokasi, lagu kebangsaan dari masing-masing negara dikumandangkan.
Selanjutnya, para duta besar secara bergantian memasuki ruang kredensial untuk menyerahkan surat kepercayaan kepada Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menerima langsung dokumen resmi yang menjadi tanda dimulainya tugas diplomatik para duta besar di Indonesia.
“Jadi secara tradisional, biasanya dalam penyerahan kredensial itu para dubes masing-masing menyerahkan surat kepercayaan, setelah itu ada ramah tamah informal. Itu polanya seperti itu,” ucap Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sore.
Adapun para duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo pada hari ini di antaranya Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Guatemala untuk RI, Manuel Estuardo Roldan Barillas; Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Qatar untuk RI, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari; Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Kenya untuk RI, Abdirashid Salat Abdille; serta Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Fiji untuk RI, Ratu Isoa Delamisi Tikoca.
Kemudian, ada pula Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Maroko untuk RI, Redouane Houssaini; Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Portugal untuk RI, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria; Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Panama untuk RI, Bernardo Brea Rodriguez; Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Demokratik Rakyat Korea untuk RI, Hong Kwang Il; dan Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Mozambik untuk RI, Antonio Rodrigues Jose.
Sementara sehari sebelumnya, delapan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaannya yaitu Duta Besar LBBP Sri Lanka untuk RI, Sumadhurika Sashikala Premawardhane; Duta Besar LBBP Filipina untuk RI, Christopher Baltazar Montero; Duta Besar LBBP Korea Selatan untuk RI, Yoon Soongu; dan Duta Besar LBBP Ceko untuk RI, Petr Kopiva.
Kemudian, Duta Besar LBBP Palestina untuk RI, Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari; Duta Besar LBBP Yunani untuk RI, Dimitrios Michalopoulos; Duta Besar LBBP Lebanon untuk RI, Salam Al Achkar; hingga Duta Besar LBBP Saint Lucia untuk RI Menissa Rambally.
Lamanya penyerahan surat kepercayaan duta besar negara sahabat kepada Presiden Prabowo sempat dikritik oleh Dino Patti Djalal, eks Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut keterangan Dino, 17 calon dubes ini sudah berbulan-bulan menunggu giliran menyerahkan kredensial mereka.
Kata Dino, ada diplomat yang bahkan menunggu hingga delapan bulan. Situasi ini dikhawatirkan dapat mengganggu citra diplomasi Indonesia.
.png)
















































