Salah satu duta besar (dubes) yang baru saja dilantik Presiden Prabowo adalah politikus PDIP, Junimart Girsang.
27 Maret 2025 | 12.21 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin, 24 Maret 2025. Sejumlah nama yang dilantik berasal dari beragam latar belakang, termasuk politikus, akademisi, hingga mantan pejabat pemerintahan. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah politikus PDIP, Junimart Girsang.
Selain dilantik sebagai Duta Besar untuk Italia, Junimart Girsang juga akan merangkap jabatan sebagai Dubes untuk Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, serta organisasi internasional seperti Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund for Agricultural Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT).
Selain Junimart, mantan hakim Mahkamah Konstitusi, Manahan M. P. Sitompul, juga masuk dalam daftar dubes baru. Ia dipercaya untuk mewakili Indonesia sebagai Dubes RI untuk Bosnia dan Herzegovina.
Berikut daftar lengkap 31 duta besar yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto:
- Penny Dewi Herasati sebagai Dubes RI untuk Hungaria
- Siti Ruhaini Dzuhayatin sebagai Dubes RI untuk Uzbekistan, merangkap Kyrgyzstan
- Dicky Komar sebagai Dubes RI untuk Lebanon
- Agus Priyono sebagai Dubes RI untuk Suriname, merangkap Guyana
- Andreano Erwin sebagai Dubes RI untuk Serbia, merangkap Montenegro
- Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo sebagai Dubes RI untuk Finlandia, merangkap Estonia
- Yayan Ganda Hayat Mulyana sebagai Dubes RI untuk Swedia, merangkap Latvia
- Fikry Cassidy sebagai Dubes RI untuk Venezuela, merangkap Dominika, Grenada, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, serta Trinidad dan Tobago
- Hendra Halim sebagai Dubes RI untuk Panama, merangkap Honduras, Kosta Rika, dan Nikaragua
- Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji sebagai Dubes RI untuk Kenya, merangkap Kongo, Somalia, Uganda, serta organisasi UNEP dan UN-HABITAT
- Mirza Nurhidayat sebagai Dubes RI untuk Namibia, merangkap Angola
- Ardian Wicaksono sebagai Dubes RI untuk Senegal, merangkap Cabo Verde, Gambia, Guinea-Bissau, Mali, Pantai Gading, dan Sierra Leone
- Siti Nugraha Mauludiah sebagai Dubes RI untuk Denmark, merangkap Lithuania
- Junimart Girsang sebagai Dubes RI untuk Italia, merangkap Malta, San Marino, Siprus, FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT
- Cecep Herawan sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan
- Agung Cahaya Sumirat sebagai Dubes RI untuk Kamerun, merangkap Chad, Guinea Ekuatorial, Gabon, Kongo, dan Afrika Tengah
- Chandra Warsenanto Sukotjo sebagai Dubes RI untuk Pakistan
- Listiana Operananta sebagai Dubes RI untuk Bulgaria, merangkap Albania dan Makedonia Utara
- Manahan M. P. Sitompul sebagai Dubes RI untuk Bosnia dan Herzegovina
- Rolliansyah Soemirat sebagai Dubes RI untuk Iran, merangkap Turkmenistan
- Kartika Candra Negara sebagai Dubes RI untuk Mozambik, merangkap Malawi
- Bambang Suharto sebagai Dubes RI untuk Nigeria, merangkap Benin, Burkina Faso, Ghana, Kongo, Liberia, Niger, Sao Tome dan Principe, Togo, serta ECOWAS
- Muhsin Syihab sebagai Dubes RI untuk Kanada, merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO)
- Simon Djatmoko Irwantoro Soekarno sebagai Dubes RI untuk Kuba, merangkap Bahama, Dominika, Haiti, dan Jamaika
- Susi Marleny Bachsin sebagai Dubes RI untuk Portugal
- Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna sebagai Dubes RI untuk Maroko, merangkap Mauritania
- Arief Hidayat sebagai Dubes RI untuk Zimbabwe, merangkap Zambia
- Didik Eko Pujianto sebagai Dubes RI untuk Irak
- Rina Prihtyasmiarsi sebagai Dubes RI untuk Ceko
- Vedi Kurnia Buana sebagai Dubes RI untuk Chile
- Faizal Chery Sidharta sebagai Dubes RI untuk Ethiopia, merangkap Djibouti, Eritrea, dan African Union.
Dari 31 dubes yang telah dilantik, sebanyak 25 orang di antaranya memiliki latar belakang sebagai seorang diplomat, sedangkan enam lainnya berlatar belakang nondiplomat, yakni mantan hakim MK, guru besar, mantan KSAU, purnawirawan TNI AD, hingga politikus sekaligus anggota DPR RI.
Hendrik Yaputra dan Antara berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
PODCAST REKOMENDASI TEMPO
- Podcast Terkait
- Podcast Terbaru