Bitcoin Naik 26% di Agustus, tapi Warsh Sebut Era ‘Uang Murah’ Telah Usai?

23 hours ago 7

Jakarta, Pintu News – Bitcoin berhasil mencatat kenaikan sekitar 26% sepanjang Agustus 2026, didorong oleh spekulasi pelemahan dolar AS. Namun optimisme ini mendapat tantangan baru setelah Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa era pinjaman berbiaya murah telah berakhir, sebuah pernyataan yang berpotensi mengubah arah pasar aset berisiko, termasuk crypto, dalam beberapa bulan ke depan.

Reli Agustus Ditopang Spekulasi Pelemahan Dolar

Kenaikan 26% Bitcoin sepanjang Agustus sebagian besar didorong oleh ekspektasi investor terhadap pelemahan nilai dolar AS, yang membuat aset alternatif seperti Bitcoin dan emas kembali diminati sebagai instrumen lindung nilai. Pola ini konsisten dengan narasi lama bahwa Bitcoin berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap potensi debasement mata uang fiat, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global.

Peringatan Warsh di Forum G20

Pernyataan yang mengejutkan pasar datang dari Kevin Warsh, yang kini telah menjabat sebagai Ketua The Fed selama 100 hari. Dalam forum pertemuan menteri keuangan dan bank sentral G20 di Asheville, North Carolina, pada 31 Agustus 2026, Warsh menyampaikan bahwa dinamika ekonomi global telah bergeser signifikan. Ia menyebut bahwa tidak lama lalu para ekonom dan pembuat kebijakan masih membicarakan stagnasi sekuler, namun kondisi tersebut kini telah berubah seiring pertumbuhan ekonomi yang justru semakin akseleratif.

Menurut Warsh, derasnya aliran modal ke sektor kecerdasan buatan turut menjadi salah satu pendorong utama pergeseran ini, di mana suku bunga cenderung bergerak naik alih-alih turun seperti yang banyak diperkirakan sebelumnya. Pernyataan ini secara langsung menyiratkan bahwa era pinjaman murah yang selama ini menopang pertumbuhan aset berisiko sudah memasuki fase akhir.

Baca juga: “Keputusan Mengejutkan The Fed: Bitcoin dan Emas Melonjak Setelah Voting FOMC Terbelah, Apa Dampaknya?

Ilustrasi tumpukan koin emas yang merepresentasikan aset lindung nilaiIlustrasi tumpukan koin emas. Sumber: Pixabay via Pexels

Yield Obligasi Menanjak, Daya Tarik Bitcoin sebagai Hedge Tergerus

Dampak dari pernyataan Warsh langsung terasa di pasar. Bitcoin dan emas sama-sama mengalami tekanan usai pidatonya, melanjutkan tren pelemahan yang sebelumnya juga muncul usai pidato Jackson Hole. Kekhawatiran utama pelaku pasar adalah jika suku bunga tetap tinggi sementara pertumbuhan ekonomi terus menguat, maka investor yang menyimpan dana di instrumen berbunga akan mendapatkan imbal hasil yang jauh lebih menarik dibandingkan menahan aset yang tidak menghasilkan yield seperti Bitcoin.

Sumber: BeInCrypto

Sebagai gambaran, yield obligasi Treasury AS bertenor 30 tahun sempat menyentuh 5,26%, level tertinggi dalam 19 tahun terakhir, sementara yield tenor 10 tahun mencapai 4,76%. Menariknya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengakui bahwa pihaknya tidak dapat sepenuhnya melawan tren kenaikan yield tersebut, meski telah menggandakan program buyback obligasi menjadi US$4 miliar per bulan untuk menekan laju kenaikan yield di pasar.

Baca juga: “The Fed Tahan Suku Bunga 30 Juli 2026, Usai Warsh Bersaksi di Kongres

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online