Jakarta, Pintu News – Arthur Hayes, salah satu pendiri bursa derivatif BitMEX yang kini menjabat sebagai Chief Investment Officer di family office Maelstrom, kembali menegaskan sikap bullish terhadap Bitcoin . Dalam catatan terbarunya, Hayes menyebut posisi long Bitcoin miliknya bersifat “struktural” tanpa target harga spesifik, sekaligus memasang target harga Ether di level US$10.000 pada akhir 2026, sebuah proyeksi yang ia sendiri labeli sebagai pandangan “spekulatif”.
Bitcoin Tetap Jadi Posisi Struktural Maelstrom
Menurut Hayes, keyakinannya terhadap Bitcoin tidak berubah meski pasar crypto sempat mengalami tekanan volatilitas dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyebut Bitcoin sebagai anchor position dalam portofolio Maelstrom, yaitu alokasi jangka panjang yang tidak mudah tergoyahkan oleh fluktuasi harga jangka pendek.
Berbeda dengan sejumlah prediksi harga spesifik yang pernah ia lontarkan sebelumnya, kali ini Hayes memilih tidak menyertakan target angka pasti untuk Bitcoin. Pendekatan ini menunjukkan bahwa bagi Maelstrom, Bitcoin berfungsi sebagai instrumen lindung nilai terhadap ekspansi likuiditas global, bukan sekadar aset untuk trading jangka pendek semata.
Sikap konsisten ini juga sejalan dengan pandangan Hayes yang berulang kali menyatakan bahwa siklus empat tahunan Bitcoin yang biasa dikaitkan dengan halving sudah tidak lagi relevan sebagai satu-satunya acuan, dan digantikan oleh dinamika likuiditas global sebagai penggerak utama harga.
Target Ether US$10.000, Setara Kenaikan Sekitar 320%
Target paling mencolok dalam catatan Hayes adalah proyeksi Ether menuju US$10.000 pada akhir 2026. Berdasarkan level perdagangan ETH yang berada di kisaran US$2.379 saat catatan tersebut dirilis, target ini setara dengan kenaikan sekitar 320%. Hayes secara eksplisit menyebut angka ini sebagai proyeksi spekulatif, bukan hasil dari model valuasi fundamental tertentu.
Selain Ether, Hayes turut menyebut dua aset lain dalam kategori spekulatif yang sama, yaitu Ethena dengan target US$0,50 dan Ether.fi di level US$2. Ia menegaskan tidak ada model valuasi khusus yang mendasari ketiga angka tersebut, sehingga target-target ini lebih mencerminkan pandangan makro dan momentum pasar ketimbang analisis fundamental yang mendalam.
Tesis Likuiditas di Balik Prediksi Hayes
Pandangan bullish Hayes terhadap Bitcoin dan Ether tidak lepas dari tesis makro yang lebih besar seputar dinamika yen Jepang dan dolar AS. Hayes menyoroti fasilitas FIMA Repo milik The Fed, yang memungkinkan bank sentral asing termasuk Jepang melakukan repo Surat Utang AS demi mendapatkan dolar segar. Menurutnya, skema ini berpotensi mendorong ekspansi neraca The Fed, yang pada akhirnya dapat mengalir ke aset berisiko seperti Bitcoin.
Hayes menarik perbandingan dengan periode quantitative easing pada masa pandemi, saat neraca The Fed melebar lebih dari US$4,6 triliun dan harga Bitcoin melonjak dari di bawah US$10.000 menjadi sekitar US$69.000. Baginya, pola ekspansi likuiditas serupa berpotensi terulang seiring The Fed dan otoritas moneter lain merespons tekanan pada nilai tukar yen.
Hayes juga menyoroti langkah Menteri Keuangan AS yang dikabarkan mengajukan kenaikan batas atas fasilitas FIMA Repo dari level sebelumnya senilai US$60 miliar. Menurut Hayes, peluang persetujuan kenaikan batas tersebut cukup besar, mengingat tekanan pada nilai tukar yen dinilai membutuhkan respons kebijakan yang lebih longgar dibandingkan skema kenaikan suku bunga tajam yang sempat memicu gejolak pasar global pada 2024.
Meski demikian, tesis ini bukan tanpa kritik. Sejumlah ekonom, termasuk peneliti kebijakan moneter Brad Setser, menilai fasilitas FIMA Repo pada dasarnya dirancang untuk pendanaan darurat saat krisis, bukan sebagai instrumen intervensi mata uang rutin. Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa tesis likuiditas Hayes masih menjadi perdebatan di kalangan pengamat makro, bukan konsensus yang disepakati secara luas.
Baca juga: “Arthur Hayes: Siklus 4 Tahunan Bitcoin(BTC) Telah Usai, Long Live Liquidity!“
Rekam Jejak Prediksi yang Perlu Disikapi dengan Hati-hati
Arthur Hayes dikenal luas sebagai salah satu analis crypto paling vokal di platform X melalui akun @CryptoHayes, yang kerap membagikan pandangan makro sekaligus proyeksi harga aset digital. Namun sejumlah target harga yang pernah ia sampaikan sebelumnya, termasuk untuk berbagai altcoin, tidak selalu terealisasi sesuai jadwal yang ia perkirakan.
Karena itu, penting bagi investor untuk memahami bahwa proyeksi Hayes, termasuk target Ether US$10.000, merupakan pandangan pribadi yang ia beri label spekulatif, bukan jaminan atau rekomendasi finansial resmi. Volatilitas tinggi di pasar crypto membuat proyeksi semacam ini berpotensi meleset signifikan dari kenyataan, baik ke arah yang lebih tinggi maupun lebih rendah.
Disclosure yang menyertai catatan Hayes juga menyebutkan bahwa Maelstrom saat ini memang memegang posisi long pada Bitcoin, Ether, dan Ethena. Fakta ini penting untuk diketahui pembaca karena menunjukkan adanya kepentingan langsung Hayes terhadap pergerakan harga aset-aset yang ia bahas, sehingga pandangannya perlu dibaca sebagai opini seorang pelaku pasar, bukan analisis independen tanpa kepentingan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
- Bitcoin Ethereum News. “Arthur Hayes Reaffirms Bitcoin Long, Sets $10,000 Ether Target for 2026“. Bitcoin Ethereum News. Diakses pada 3 September 2026.
- Darryn Pollock. “Arthur Hayes Says Fed’s Japan Yen Plan Will Pump Bitcoin“. BeInCrypto. Diakses pada 3 September 2026.
.png)





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336758/original/034311900_1788175118-indo_2.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334902/original/057214100_1787904674-1000420049.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255296/original/097406900_1750154745-1.jpg)





