Jakarta, Pintu News – Analis dan pengusaha Mark Moss menyulut perdebatan baru di kalangan komunitas kripto setelah menyebut Bitcoin sebagai “cheat code” atau cara pintas untuk pensiun tanpa perlu menjual aset.
Dalam pembahasannya di podcast Coin Stories, ia menjelaskan bahwa kunci strategi ini bukan pada menjual Bitcoin ketika membutuhkan uang tunai, melainkan menjadikannya jaminan untuk memperoleh pinjaman. Klaim ini muncul saat harga Bitcoin masih bergerak fluktuatif di kisaran 68 ribuan dolar AS pada pertengahan Agustus 2026, sehingga memicu diskusi mengenai relevansi strategi tersebut di tengah kondisi pasar yang belum stabil sepenuhnya.
Klaim “Cheat Code” Mark Moss: Bertahan di Kolom Pemilik
Mark Moss membangun argumennya dari kerangka berpikir sederhana, yaitu ada dua posisi dalam sistem keuangan modern: kolom pemilik aset dan kolom konsumen. Menurutnya, begitu seseorang menjual asetnya untuk mendapatkan uang tunai, ia otomatis berpindah dari kolom pemilik ke kolom konsumen dan kehilangan potensi apresiasi nilai aset tersebut ke depannya.
Sebagai gantinya, Moss mendorong pendekatan meminjam dengan menjadikan Bitcoin sebagai jaminan atau collateral, bukan menjualnya. Ia beralasan bahwa dalam sistem moneter yang berbasis utang, kemampuan menahan aset sambil tetap memperoleh likuiditas menjadi keunggulan tersendiri bagi pemegang Bitcoin dibandingkan pemilik aset konvensional.
Moss juga menekankan pentingnya menjaga rasio pinjaman terhadap nilai jaminan atau loan-to-value pada level yang disiplin, serta memiliki beberapa lapis likuiditas seperti tabungan tunai dan pendapatan rutin sebelum mengandalkan pinjaman berjaminan kripto.
Baca juga: “5 Platform Crypto Lending yang Saat Ini Diperhatikan Investor”
Cara Kerja Strategi Pinjam, Bukan Jual
Skema yang dimaksud Moss sejalan dengan konsep yang lebih dulu populer di kalangan pemilik aset non-kripto, yaitu strategi meminjam dengan jaminan aset lalu mewariskannya di kemudian hari tanpa perlu melunasi pinjaman selama masa hidup peminjam. Di ranah aset digital, sejumlah platform lembaga keuangan maupun protokol keuangan terdesentralisasi kini menawarkan produk pinjaman berjaminan Bitcoin dengan berbagai rasio pinjaman terhadap nilai jaminan.
New episode with @1MarkMoss just dropped.
⬩ How to retire off Bitcoin without selling it
⬩ The mistake that wipes people out in a drawdown
⬩ The Satsuma story he hasn't told publicly until now
⬩ Why he thinks Bitcoin sentiment isn't as bad as it feels
Now streaming wherever… pic.twitter.com/4Humt1Uegk
Dengan menjadikan Bitcoin sebagai jaminan, pemegang aset dapat memperoleh dana tunai untuk kebutuhan hidup sehari hari tanpa mencatatkan transaksi jual yang berpotensi dikenai pajak atas keuntungan modal di berbagai negara. Namun skema ini tetap bergantung pada nilai jaminan yang dipertahankan di atas ambang tertentu, sehingga penurunan harga Bitcoin yang tajam dapat memicu permintaan tambahan jaminan atau bahkan likuidasi otomatis oleh pemberi pinjaman.
Moss sendiri mengakui bahwa proyeksi kelayakan strategi ini bergantung pada asumsi pertumbuhan harga Bitcoin sekitar 30 persen per tahun secara konsisten, sebuah angka yang menurutnya dapat mengantarkan nilai portofolio menuju level jutaan dolar dalam beberapa tahap ke depan. Asumsi pertumbuhan sebesar itu tentu bukan sebuah kepastian, mengingat volatilitas Bitcoin yang tinggi dan siklus pasar yang berulang kali menunjukkan koreksi tajam setelah periode kenaikan.
Risiko Volatilitas dan Bantahan Peter Schiff
Gagasan Moss langsung mendapat tanggapan kritis dari ekonom dan analis emas Peter Schiff, yang selama ini dikenal skeptis terhadap Bitcoin. Schiff berpendapat bahwa satu-satunya cara aman menikmati kenaikan harga Bitcoin adalah dengan menjualnya sebelum terjadi koreksi tajam, bukan meminjam terus menerus dengan harapan harga akan selalu naik.
Sebagai ilustrasi risiko likuidasi paksa, Moss membagikan pengalaman pribadinya di sektor properti pada 2008. Ia menyebut sebuah aset properti yang dibangun senilai 12 juta dolar AS, kemudian menolak tawaran pembelian senilai 11 juta dolar AS.
Setelah krisis keuangan melanda, bank akhirnya melikuidasi properti tersebut hanya senilai 4 juta dolar AS, meski kini nilainya diperkirakan kembali ke sekitar 20 juta dolar AS. Cerita ini ia gunakan untuk menekankan bahwa disiplin rasio pinjaman terhadap nilai jaminan menjadi faktor penentu, bukan sekadar keyakinan terhadap tren harga jangka panjang.
Baca juga: “Xapo Bank Perkenalkan Pinjaman Berjamin Bitcoin: Pinjaman Berbasis Crypto di Pasar Global”
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
- BeInCrypto. “Bitcoin is a “Cheat Code” to Retire Without Selling, Analyst Explains Why“. BeInCrypto. Diakses pada 21 Agustus 2026.
- COINOTAG. “Mark Moss Says Bitcoin (BTC) “Cheat Code” Retirement Plan Hinges on 30% Annual Gains“. COINOTAG. Diakses pada 21 Agustus 2026.
- Crypto Economy. “Bitcoin as Credit Collateral for Retirement Without Selling: Viability Analysis“. Crypto Economy. Diakses pada 21 Agustus 2026.
- Journal Arta. “Harga Bitcoin Hari Ini Kamis 20 Agustus 2026: BTC Turun 0,43% ke Level $68.973“. Journal Arta. Diakses pada 21 Agustus 2026.
- Kompas. “Harga Bitcoin Hari Ini 19 Agustus 2026 Naik Meski Ada Ketegangan Geopolitik“. Kompas. Diakses pada 21 Agustus 2026.
.png)





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255296/original/097406900_1750154745-1.jpg)











