Chatib Basri dan Luhut ke Istana di Tengah Isu Reshuffle

8 hours ago 7

PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil anggota Dewan Ekonomi Nasional Muhammad Chatib Basri ke Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Chatib, ekonom sekaligus mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tiba di tengah isu reshuffle Kabinet Merah Putih. Nama Chatib ditengarai masuk dalam bursa calon Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Adapun Chatib tiba di Istana bersamaan dengan Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan. Berdasarkan pantauan Tempo, keduanya tiba sekitar pukul 15.30 WIB. 

Menyoal agenda hari ini, Chatib Basri membenarkan dirinya akan bertemu langsung dengan Kepala Negara. Namun, dia enggan membeberkan apa yang akan dibicarakan dalam pertemuan ini. “Tanya Pak Luhut,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa sore, 9 Juni 2026. 

Menurut Chatib, anggota DEN lainnya, misalnya Septian Hario Seto, juga hadir dalam agenda ini. Ketika ditanya mengenai isu dirinya masuk kabinet di bawah kekuasaan Prabowo, Chatib menjawab, “Saya enggak tahu.” 

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan tidak ada rencana pengocokan ulang Kabinet Merah Putih. Dia membantah isu yang menyebut Muhammad Chatib Basri bakal menggantikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Berkali-kali juga sudah kami sampaikan, tidak ada rencana reshuffle," kata dia di Kompleks DPR, Jakarta pada Senin, 8 Juni 2026.

Kabar pergantian Bendahara Negara belakangan menjadi pembicaraan publik bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah. Chatib Basri menjadi salah satu nama yang muncul ke permukaan.

Prasetyo meminta agar publik tidak berspekulasi ataupun mengait-aitkan isu reshuffle dengan nama-nama tokoh. Presiden Prabowo Subianto, ujar dia, pastinya akan menyampaikan ke publik ihwal pengocokan ulang kabinet.

"Tidak hanya salah satu kementerian, kalau memang presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan pada waktunya akan disampaikan," ucap politikus Partai Gerindra ini.

Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Mengapa BGN Terlambat Transfer Uang Masak ke Dapur MBG

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online