Jakarta Future Festival Kembali Digelar, Perkuat Kolaborasi Menuju 500 Tahun Jakarta

14 hours ago 9

INFO TEMPO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Future Festival (JFF) 2026 bertema Navigating Resilience di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 5–7 Juni 2026. Festival ini menjadi wadah kolaborasi untuk membahas berbagai gagasan dan solusi dalam menghadapi tantangan pembangunan Jakarta di masa depan.

Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengatakan tema Navigating Resilience dipilih untuk mengajak masyarakat melihat ketangguhan kota sebagai kemampuan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan terus berkembang di tengah perubahan. Menurutnya, pembangunan kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur kota.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Jakarta tidak dapat menghadapi berbagai tantangan tersebut sendirian. Ketangguhan kota harus dibangun melalui kolaborasi dan partisipasi seluruh unsur masyarakat. Jakarta Future Festival menjadi ruang bersama untuk mempertemukan gagasan, pengetahuan, dan solusi bagi masa depan kota," ujar Atika.

Melibatkan lebih dari 500 kolaborator, festival ini menjadi sarana berbagi ide, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan arah pembangunan Jakarta menuju usia 500 tahun. JFF 2026 pun mengundang seluruh elemen masyarakat untuk menyuarakan gagasan, merayakan kolaborasi, dan bersama-sama menavigasi masa depan Jakarta.

Beragam kegiatan dihadirkan, mulai dari program JFF for Kids bersama Visinema Studios dan Pelangi di Mars, penampilan Barasuara, Yura Yunita, Kahitna, serta 25 penampil lainnya, hingga layanan cek kesehatan gratis.

Penyelenggaraan festival ini juga didukung berbagai mitra strategis seperti Kementerian Ekonomi Kreatif RI dan Jalindonesia sebagai Strategic Partner,  serta Urun Daya Kota Foundation dan Karsa CityLab sebagai Knowledge Partner, bersama ragam  kolaborator seperti Georgetown University, RUJAK CUS, Thinkpolicy, IDEAfest, ARCH:ID, dan lain sebagainya.

Keterlibatan pemangku kebijakan, universitas, lembaga riset, komunitas, pelaku industri kreatif, media, hingga sektor swasta diwujudkan melalui lebih dari 10 program selama tiga hari pelaksanaan, di antaranya Jakarta Forecast, Urban Talks, Urban PolicyLab, Urban Workshop, Urban Study Case, Community Playground, Research and Innovation Booth, Urban Market, hingga Sound of the City.

Salah satu program, Urban Talks akan menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan moderator dari berbagai  sektor seperti Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey; Menteri Komunikasi dan Digital RI,  Meutya Hafid; Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar; Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima  Arya, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Veronica Tan; Gubernur  Maluku Utara, Sherly Tjoanda; serta berbagai kepala daerah, akademisi, pemimpin media, dan  perwakilan organisasi internasional. Diskusi akan membahas beragam isu strategis seperti ekonomi  kreatif, film, kesehatan, perumahan, pendidikan, digitalisasi, tata kelola pemerintahan, hingga masa  depan ruang kota.

Pembukaan JFF 2026 akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026 pukul 16.45 WIB di Grha  Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Seluruh rangkaian kegiatan terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis melalui pendaftaran  di jakartafuturefestival.com. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online