TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi meminta pemudik memanfaatkan fasilitas publik yang disediakan saat mudik Lebaran 2025 atau 1446 Hijriah. Salah satu sarana yang disediakan oleh pemerintah adalah kanal pelaporan.
“Bila ibu, bapak, sekalian mengalami atau melihat kekerasan yang dialami maka boleh melaporkan di ruang sapa 129,” kata Arifah saat meninjau fasilitas mudik ramah ibu dan anak di Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, 29 Maret 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Di Terminal Pulo Gebang, Arifah mengecek sejumlah fasilitas khusus untuk ibu dan anak seperti musala, toilet, hingga ruang laktasi. Secara umum laktasi dapat dipahami sebagai proses sang ibu memberikan air susu kepada anaknya.
Arifah juga mengecek dan sempat berinteraksi dengan warga saat mengunjungi pojok khusus untuk bermain anak. Tempat ini biasanya dipakai oleh orang tua yang mudik saat menunggu bus.
Pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto ikut mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan saat mengunjungi Terminal Pulo Gebang. Ketua Lembaga Perlindungan Anak ini mengharapkan fasilitas lengkap yang ada di terminal ini juga bisa merata ditempatkan ke lokasi lain. “Mudah-mudahan ini juga merupakan tradisi di berbagai terminal-terminal. Pemudik tampak nyaman,” kata dia.
Sebanyak 5.407 penumpang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada H-4 Lebaran atau pada yang jumlahnya diprediksi terus meningkat.
"Hingga siang ini tercatat sebanyak 5.407 penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang," kata Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulo Gebang, Mujib Thamrin saat dihubungi di Jakarta, Jumat, dikutip Antara, Jumat, 28 Maret 2025.
Mujib mengatakan, untuk kedatangan penumpang mencapai 511 bus di terminal tipe A tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, pada H-3 atau Jumat hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 3.183 penumpang dan 429 bus yang berangkat. Pengelola memprediksi hingga malam nanti bisa menembus 5.000 penumpang.