Prabowo Terima Menteri Luar Negeri Qatar di Istana Merdeka

6 hours ago 4

PRESIDEN Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Qatar, termasuk kerja sama investasi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berujar, Qatar menegaskan komitmen untuk terus memperkuat investasi di Indonesia. Menurut Teddy, pemerintah Qatar menyampaikan komitmen investasi senilai US$ 4 miliar, serta membuka peluang perluasan investasi di berbagai sektor lainnya.

Teddy mengklaim komitmen investasi ini mencerminkan kepercayaan Qatar terhadap prospek ekonomi Indonesia. "Sekaligus menjadi bagian dari upaya kedua negara dalam memperluas kemitraan yang saling menguntungkan," kata dia dalam keterangan tertulis.

Menurut Teddy, Sultan bin Saad juga menyampaikan salam dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani kepada Prabowo. "Emir Qatar juga mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo dan kemajuan ekonomi Indonesia, khususnya dukungan terhadap program kesehatan, pendidikan, dan makan bergizi," ucap dia.

Sebelum bertemu Menlu Qatar, Prabowo telah lebih dulu menerima kunjungan Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Istana Merdeka, Jakarta. Sheikh Saoud, yang juga menjabat Wakil Perdana Menteri Qatar, mengunjungi Istana pada Senin, 1 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin turut membahas sejumlah isu, khususnya soal kerja sama Indonesia-Qatar di berbagai sektor. Sebelumnya pada April 2025 lalu, Presiden Prabowo dan Emir Qatar menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertajuk “Memorandum Saling Pengertian tentang Dialog Strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Negara Qatar.”

Dialog ini bertujuan mendorong kerja sama yang lebih intensif di berbagai bidang. Di antaranya adalah politik dalam isu internasional dan regional, pertahanan dan keamanan, kontra-terorisme, ekonomi khususnya perdagangan dan investasi, pertukaran budaya, dan penguatan hubungan antarmasyarakat.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online