Presiden Prabowo dan Jokowi Buka Puasa Bersama di Istana

3 days ago 11

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden ke-7 Joko Widodo untuk berbuka puasa bersama di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 26 Maret 2025. Jokowi tiba di Istana melalui gerbang utama sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, kedatangan Jokowi disambut oleh enam pasukan Paspampres berbaju biru. Selanjutnya, Presiden Prabowo langsung menyambut ketibaan Jokowi di Istana. Keduanya kemudian menuju Presidential Lounge untuk memulai acara buka puasa bersama. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Di Presidential Lounge, keduanya duduk bersama dan berbincang sambil menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan. Usai pertemuan, Prabowo kemudian mengantar langsung Jokowi menuju kendaraan untuk selanjutnya meninggalkan Istana Merdeka.

Tidak hanya saat buka bersama, Prabowo memang kerap mengundang Jokowi di masa pemerintahannya. Tercatat, Jokowi diundang hadir dalam retret kepala daerah di Magelang Jawa tengah pada Februari 2025. Prabowo Subianto mengatakan kehadiran Jokowi dalam retret kepala daerah menunjukkan kesinambungan kepemimpinan nasional.

Jokowi juga ditunjuk menjadi Dewan Pengarah BPI Danantara. Hal itu diungkap oleh CEO BPI Danantara Rosan Roeslani siang ini, Senin, 24 Maret 2025.

Rosan menjelaskan Jokowi ditunjuk menjadi Dewan Pengarah Danantara karena status mereka sebagai presiden yang pernah menjabat selama dua periode atau sepuluh tahun. Jokowi diyakini bisa memberikan kontribusi secara positif terhadap jalannya Danantara ke depan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengklaim tidak ada orang titipan dari Presiden Prabowo Subianto dalam struktur kepengurusan Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Menurut dia, jajaran pengurus di badan pengelola investasi itu harus dilakukan secara profesional, kredibel. "Saking profesionalnya, Pak Prabowo saja tidak menitipkan orang satu pun," katanya ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta pada Rabu, 26 Maret 2025.

Ketua Umum Partai Golkar ini berujar, bahwa profesionalitas di Danantara menjadi hal penting. Tujuannya, ujar dia, supaya lembaga yang baru dibentuk ini bisa menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Agar lembaga ini bisa menjadi suatu lembaga yang menjadi kebanggaan bangsa," ucapnya.

Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online