Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin bangkit ke kisaran US$86.423 pada Selasa (22/9/2026), setelah sepekan sebelumnya sempat tergelincir di bawah US$76.000. Pemulihan ini muncul bersamaan dengan pandangan optimistis dari Chief Investment Officer Fundstrat, Tom Lee, dan CEO iTrustCapital, Kevin Maloney, yang sama-sama menilai tekanan terberat di pasar kemungkinan sudah terlewati. Pertanyaannya kini, apakah level US$86.000 cukup kuat untuk dijadikan pijakan baru setelah rangkaian sentimen negatif dari kebijakan moneter dan regulasi di Amerika Serikat?
Tom Lee: The Fed Sudah di Titik Paling Hawkish
Dalam pembaruan mingguannya, Tom Lee menyebut bank sentral AS “tidak bisa lebih hawkish lagi dari ini”. Pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase ke rentang 3,75% hingga 4%, kenaikan pertama sejak 2023. Menurut Lee, langkah tersebut lebih mencerminkan puncak pengetatan ketimbang awal siklus kenaikan baru. Pasar sendiri sudah mengantisipasi keputusan itu jauh hari, sehingga reaksi harga aset berisiko relatif terkendali.
Lee juga memperkirakan revisi data inflasi PCE pada 30 September akan menurunkan angkanya dari 3,4% ke sekitar 3%, sehingga tekanan untuk kenaikan lanjutan ikut mereda. Ia menambahkan, satu kali kenaikan 0,25 poin lagi pun dinilai tidak akan menjatuhkan pasar.
Baca juga: “Bitcoin Bertahan di US$76.000 Usai Fed Naikkan Suku Bunga“
CEO iTrustCapital: Bitcoin Tak Bergantung pada CLARITY Act
Kevin Maloney menilai Bitcoin tidak membutuhkan CLARITY Act untuk kembali pulih. RUU struktur pasar crypto tersebut gagal dalam pemungutan suara prosedural di Senat AS dengan hasil 50 banding 49, padahal dibutuhkan 60 suara. Kegagalan itu sempat memicu arus keluar sekitar US$450 juta dari ETF spot Bitcoin pada 15 September. Harga BTC pun sempat terkoreksi di bawah US$76.000 sebelum akhirnya berbalik naik dan kembali mendekati level US$86.000 dalam hitungan hari.

Meski begitu, Maloney mengungkapkan porsi signifikan dari sekitar US$350 juta dana nasabah iTrustCapital yang sempat mengendap kini mulai kembali masuk ke pasar. Sentimen ini sejalan dengan data CoinDesk yang mencatat arus masuk hampir US$1 miliar ke ETF spot Bitcoin pada Senin (21/9), salah satu yang terbesar sepanjang sejarah. Aliran dana institusi inilah yang membantu harga BTC tetap stabil di dekat US$86.000 meski volatilitas masih tinggi.
Baca juga: “Bitcoin Hadapi ‘FOMO Flush’ Saat Hashrate Menanjak: Apa Artinya?“
Level US$85.000 Jadi Penentu, Risiko Masih Membayangi
Maloney menyoroti penutupan mingguan di atas US$85.000 sebagai sinyal teknikal penting bahwa Bitcoin masih berada dalam posisi kuat. Hingga Selasa sore waktu AS, CoinDesk mencatat BTC diperdagangkan di sekitar US$86.235, turun tipis 0,36% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,73 triliun. Di saat yang sama, dominasi Bitcoin tertahan di bawah 60% karena sebagian modal mulai berputar ke altcoin, sementara turunnya harga minyak ikut menopang minat investor terhadap aset berisiko.
Namun, optimisme tersebut belum sepenuhnya bebas risiko. Proyeksi The Fed menunjukkan 16 dari 18 pejabatnya masih memperkirakan satu kenaikan suku bunga lagi pada 2026. Karena itu, kemampuan Bitcoin bertahan di atas US$85.000 hingga US$86.000 akan sangat bergantung pada data inflasi mendatang dan arah kebijakan bank sentral AS.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
- Lockridge Okoth. “Tom Lee and iTrustCapital CEO Say the Worst Is Over: Can Bitcoin Hold $86,000?“. Yahoo Finance (BeInCrypto). Diakses pada 23 September 2026.
- CoinDesk. “Bitcoin Price Today, BTC to USD Live Price“. CoinDesk. Diakses pada 23 September 2026.
.png)





























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9337844/original/002418600_1788259594-0L5A0298.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4079792/original/044506900_1657030031-IMG_20220705_201041.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336928/original/052082000_1788222063-Gemini_Generated_Image_ctt9wmctt9wmctt9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337949/original/038835400_1788266026-Muhammad_Isfandyar_Abdillah_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336758/original/034311900_1788175118-indo_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334902/original/057214100_1787904674-1000420049.jpg)


