Doa setelah Sholat Witir, Tata Cara, dan Keutamaannya

3 weeks ago 30

Jakarta -

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk menjalani salat sunnah witir sebagai penutup salat malam hari. Ada pula bacaan doa setelah salat witir hingga keutamaannya yang dapat Bunda ketahui.

Dalam buku Tuntunan Bersuci Dan Sholat: Madzhab Imam Asy Syafi’I karya Humaidi Al Faruq, salat witir adalah salat sunnah yang dilakukan setelah salat Isya. Hukum menjalaninya adalah sunnah dalam mahdzab Imam Syafi’i.

Ini adalah salat sunnah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Bahkan, Rasulullah bersabda dalam hadis berikut ini:

“Allah SWT telah menganugerahkan kamu suatu salat yang lebih baik bagi kamu dari menyediakan beberapa ekor unta yang baik ialah salat witir.” (HR. Turmudzi dan Hakim)

Penilaian Tengah Semester

Tata cara salat witir

Dilansir dari laman detikcom, cara mengerjakan salat witir sama seperti salat sunnah lainnya hanya saja niatnya berbeda. Bunda dapat melakukan salat witir dengan satu salam atau dua salam, baik dipisah maupun digabungkan antar rakaatnya.

Surat yang dianjurkan untuk dibaca pada rakaat pertama salat witir setelah Al-Fatihah, yaitu surat Al-A’la. Kemudian, di rakaat kedua dianjurkan untuk membaca surat Al-Kafirun. Rakaat yang ketiga membaca surat Al-Ikhlas.

Anjuran ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَةِ الْأَوْلَى بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وفي الثانية بِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ، وَفِي الثَّالِثَةِ بِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَالْمُعْوَذَتَيْنِ

Artinya:

“Rasulullah melakukan salat witir tiga rakaat setelah Isya. Pada rakaat pertama membaca surat Al-A’la, rakaat kedua membaca surat Al-Kafirun, dan rakaat ketiga membaca surat Al-Ikhlas.” (HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Salaht sunnah ini dilaksanakan di awal malam hari bagi orang yang tidak yakin dapat terbangun sebelum fajar. Namun, sebagaimana diriwayatkan oleh banyak perawi dalam sebuah hadis, salat witir lebih utama jika dikerjakan di sepertiga malam terakhir.

Niat salat witir

Ada tiga versi bacaan niat salat witir yang perlu Bunda ketahui, yakni niat salat witir dua rakaat, satu rakaat, dan tiga rakaat. Berikut bacaannya:

1. Niat salat witir dua rakaat

أَصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُومًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تعَالَى

Usholli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala

Artinya:

“Saya (berniat) mengerjakan salat sunnah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.”

2. Niat salat witir satu rakaat

أَصَلَّى سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُوْمًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal witri rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala

Artinya:

“Saya (berniat) mengerjakan salat sunnah witir dua rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.”

3. Niat salat witir tiga rakaat sekaligus

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُوْمًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal witri tsalatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala

Artinya:

“Saya (berniat) mengerjakan salat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.”

Bacaan doa setelah salat witir serta tata caranya

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk mengamalkan beberapa bacaan doa di bawah ini setelah melaksanakan salat witir:

1. Bacaan Syahadat, Istigfar, dan mohon ridho

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ

Asyhadu an lā ilāha illallāh, Astaghfirullāh, Allāhumma innī as'aluka ridhāka wal jannah, wa a'ūdzu bika min sakhathika wan nār (3 kali)

Artinya:

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu.”

2. Baca tasbih

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhānal malikil quddūs (3 kali)

Artinya:

“Mahasuci Tuhan yang kudus.” (HR. An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

3. Baca pujian kesucian

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā'ikati war rūh

 Artinya:

“Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril.” (HR. Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni)

4. Baca pujian keluasan ampunan

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allāhumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annī (3 kali)

Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna

Artinya:

“Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku. Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.”

5. Mohon ampun dan keselamatan

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Allāhumma inī a'ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu'āfātika min 'uqūbatika. Wa a'ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā'an alayka anta kamā atsnayta 'alā nafsika

Artinya:

“Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

6. Doa setelah salat biasa

Membaca doa setelah salat fardhu pada umumnya.

7. Doa salat witir

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina

Artinya:

“Ya Allah, kami mohon kepada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.”

8. Penutup

Setelahnya dianjurkan membaca surat Al-Fatihah, dan dilanjutkan dengan mengamalkan doa pendek penutup.

5 Keutamaan doa setelah salat witir

Ada pula beberapa keutamaan membaca doa setelah salat witir yang bisa Bunda dapatkan dari Allah SWT. Berikut di antaranya:

1. Mendapat hidayah dan keselamatan

Bunda yang melaksanakan salat witir akan selalu mendapatkan hidayah dan perlindungan dari Allah SWT. Terlebih lagi jika mengamalkan doa qunut yang berisi permohonan petunjuk dan keselamatan kepada Allah SWT.

2. Keutamaan nilai yang lebih besar dari unta merah

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَاشِدٍ الزَّوْفِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُرَّةَ الزَّوْفِيِّ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ حُذَافَةَ قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ الْعَدَوِيُّ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ أَمَدَّكُمْ بِصَلَاةٍ وَهِيَ خَيْرٌ لَكُمْ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ وَهِيَ الْوِتْرُ فَجَعَلَهَا لَكُمْ فِيمَا بَيْنَ الْعِشَاءِ إِلَى طُلُوعِ الْفَجْرِ

Telah menceritakan kepada Kami (Abul Walid Ath Thayalisi) dan (Qutaibah bin Sa'id) dari (Kharijah bin Hudzafah), Abu Al Walid Al Adawi berkata:

“Rasulullah shallallahu wa alaihi wa sallam keluar menemui Kami dan berkata: ‘Sesungguhnya Allah telah mewajibkan bagi kalian sebuah salat yang dia lebih baik bagi kalian dari pada unta merah, yaitu salat witir, dan telah menjadikannya berada di antara salat Isya hingga terbit fajar’." (HR Abu dawud)

3. Waktu yang mustajab

Waktu tengah malam pelaksanaan salat witir adalah saat yang tepat untuk mengamalkan doa. Sebab, saat itulah manusia akan merasa sangat dekat dengan Allah SWT.

4. Didoakan malaikat

Salat witir di akhir malam juga disaksikan oleh para malaikat yang ikut mendoakan. Maka, doa-doa di waktu tersebut juga disertai oleh para malaikat.

5. Salat yang dicintai Allah SWT

نَّ اللهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ، فَأَوْتِرُوْا يَاأَهْلَ الْقُرْآنِ

Artinya:

"Sesungguhnya Allah itu witir (ganjil) dan menyukai orang-orang yang melakukan salat witir, maka salat witirlah, wahai para ahli Al-Quran." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Nah, itulah beberapa bacaan doa setelah salat witir yang dapat Bunda amalkan hingga keutamaannya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online