10 Jenis Produk Olahan Susu dan Kandungan Nutrisinya, Pilih yang Terbaik untuk Anak Bun!

22 hours ago 5

Jakarta -

Susu menjadi salah satu sumber kalsium yang baik diberikan untuk anak, Bunda. Tidak hanya susu dalam bentuk cair, ada pula berbagai jenis produk olahan susu yang bernutrisi.

Anak usia 0-6 bulan diwajibkan untuk mengonsumsi ASI yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian MPASI hingga usia dua tahun. Namun, dokter spesialis anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, mengatakan anak usia di atas satu tahun sudah bisa diberikan jenis susu lainnya.

Meski begitu, dr. Aisya menyebut pemberian susu ini bukanlah hal yang utama pada batita. Ia mengungkap Si Kecil harus mengonsumsi makanan padat sebanyak 70 persen dari kebutuhan kalorinya.

"Pemberian susu pada anak di atas usia 1 tahun baik ASI maupun susu lainnya bukan yang utama karena hanya boleh diberikan maksimal 30 persen dari total kebutuhan kalori, dan 70 persen sisanya harusnya berupa makanan padat," katanya pada HaiBunda, belum lama ini.

"Jadi pemberian susu di dalam konteks makanan anak usia batita dan balita adalah sumber kalsium dan sumber protein dengan asam amino esensial yang lengkap," sambungnya.

Tidak hanya berupa susu, ternyata ada banyak jenis produk yang mengandung susu, Bunda. Sebelum mengetahui jenisnya, ketahui dulu penjelasan singkatnya, ya.

Apa itu produk susu?

Dilansir dari laman Nutrition Advance, produk susu adalah produk makanan yang terbuat dari susu. Susu ini bisa berasal dari berbagai hewan termasuk sapi, kambing, domba, kerbau, bahkan unta.

Makanan olahan susu yang paling umum adalah susu, keju, dan yogurt. Makanan ini memainkan peran penting dalam makanan khas di banyak negara.

Beberapa orang mungkin perlu menghindari atau membatasi konsumsi produk susu karena alergi susu. Selain itu, mereka mungkin mengidap intoleransi laktosa atau menganut veganisme.

Manfaat produk susu

Manfaat utama dari sebagian besar produk susu adalah kandungan nutrisinya yang signifikan dan beragam. Tidak hanya lemak murni, produk olahan susu juga mengandung protein, kalsium, serta fosfor yang tinggi.

Produk susu bahkan menyediakan banyak vitamin dan mineral utama seperti vitamin B12 yang sangat baik untuk pertumbuhan anak.

Studi observasional menunjukkan bahwa asupan susu bisa melindungi kesehatan tulang dan membantu mencegah patah tulang. Tidak hanya itu, penelitian ilmiah telah menetapkan bahwa nutrisi susu seperti protein, kalsium, dan fosfor, penting untuk kesehatan tulang.

Kekurangan produk susu

Ada beberapa potensi kekurangan dari mengosumsi produk susu. Berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:

1. Intoleransi laktosa dan alergi susu

Produk susu mungkin tidak cocok untuk mereka yang mengalami intoleransi laktosa atau alergi susu sapi, Bunda.

2. Mengandung natrium

Beberapa produk susu seperti keju keras dapat mengandung natrium dalam jumlah yang signifikan. Sementara natrium adalah mineral penting, asupan keju yang tinggi bisa mendorong seseorang melebihi nilai harian yang direkomendasikan untuk natrium, yakni 2.300 mg per hari.

Jika asupan natrium melebihi batas harian, mungkin bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.

3. Mengandung lemak jenuh

Beberapa olahan susu seperti mentega dan ghee memiliki lemak jenuh yang tinggi. Pedoman diet di Amerikan hanya merekomendasikan asupan lemak jenuh hingga 10 persen dari total energi, yakni sekitar 22 gram untuk diet 2.000 kalori.

Mengonsumsi asupan tinggi lemak jenis bisa meningkatkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) dan apolipoprotein B (Apo-B), yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

10 jenis produk olahan susu dan kandungan nutrisinya

5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat DietIlustrasi Produk Olahan Susu/Foto: Getty Images/alvarez

Tidak selalu berwujud cair, olahan susu juga bisa berbentuk padat maupun kental, Bunda. Berikut ini deretannya seperti dikutip berbagai sumber:

1. Susu fermentasi

Produk susu fermentasi adalah makanan yang difermentasi menggunakan kultur bakteri, Bunda. Ada berbagai jenis produk susu fermentasi seperti yogurt, ayran, buttermilk, hingga kefir.

Berdasarkan susu fermentasi yang paling populer, yakni yogurt, berikut ini nilai gizi per 245 gram:

  • Kalori: 149 kkal
  • Karbohidrat: 11.4 g
  • Serat: 0 g 0%
  • Gula: 11.4 g
  • Lemak: 7,96 g
  • Lemak Jenuh: 5.14 g
  • Protein: 8,5 g
  • Kolesterol: 31,8 mg
  • Natrium: 113 g

2. Keju

Keju adalah makanan lezat dan populer yang bisa dinikmati di seluruh dunia. Setiap negara pun memiliki variasinya masing-masing seperti cheddar dari Inggris, Feta dari Yunani, serta Mozzarella dari Italia.

Keju umumnya merupakan sumber protein yang sangat baik dan kandungan lemaknya bervariasi tergantung jenisnya. Pada 28,35 gram keju cheddar mengandung nilai gizi sebagai berikut:

  • Kalori: 115 kkal
  • Karbohidrat: 0,60 g
  • Serat: 0 g
  • Gula: 0,08 g
  • Lemak: 9,46 g
  • Lemak Jenuh: 5,43 g
  • Protein: 6,78 g
  • Kolesterol: 27,7 g
  • Natrium: 180 g

3. Mentega

Mentega adalah makanan olahan susu tinggi lemak yang terbuat dari susu atau krim yang dikocok. Biasanya, mentega digunakan sebagai olesan atau untuk menggoreng.

Mentega juga mengandung beberapa nilai gizi, terutama vitamin A dan vitamin D. Satu sendok makan atau sekitar 14,2 gram mentega tawar mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 102 kkal
  • Karbohidrat: 0,01 g
  • Serat: 0 g
  • Gula: 0,01 g
  • Lemak: 11,5 g
  • Lemak Jenuh: 7.17 g
  • Protein: 0,12 g
  • Kolesterol: 30,5 mg
  • Natrium: 1,56 g

4. Whey

Whey adalah produk sampingan dari proses pembuatan keju dan dibuat dari sisa cairan. Protein whey menawarkan kepadatan protein yang sangat tinggi, yakni sekitar 70 hingga 90 persen, tergantung produknya.

Dalam 100 gram protein whey standar, berikut ini profil nutrisinya:

  • Kalori: 352 kkal
  • Karbohidrat: 6,25 g
  • Serat: 3.1 g
  • Gula: 0 g
  • Lemak: 1,56 g
  • Lemak Jenuh: 0,78 g
  • Protein: 78,1 g
  • Kolesterol: 16,0 g
  • Natrium: 156 g

5. Kasein

Dikutip dari laman Healthline, kasein mencakup sekitar 80 persen dari total protein dalam susu sapi. Protein kasein dibuat dari susu skim, Bunda.

Kasein merupakan sumber kalsium yang baik karena menyediakan sekitar 50 persen dari kebutuhan harian. Kalsium di dalamnya mendukung fungsi tubuh seperti kesehatan tulang, otot, dan pembuluh darah

Dilansir dari laman Health, 30 gram bubuk kasein tanpa perasa mengandung nilai gizi sebagai berikut:

  • Kalori: 110
  • Lemak: 0 g
  • Sodium: 25 miligram (mg)
  • Karbohidrat: 0 g
  • Serat: 0 g
  • Gula tambahan: 0 g
  • Protein: 24 g
  • Kalsium: 579 mg

6. Krim

Krim adalah produk susu tinggi lemak yang terdiri dari lapisan lemak mentega yang naik ke atas susu sebelum dihomogenisasi. Ada beberapa jenis krim dengan kandungan lemak bervariasi yakni antara 18 persen dan 55 persen.

Seperti mentega, krim juga menyediakan sedikit vitamin A dan vitamin D yang larut dalam lemak. Krim mengandung banyak lemak jenuh dan tidak terlalu kaya nutrisi, namun memiliki rasa yang lezat.

Dalam 15 gram krim kental, terdapat nilai gizi sebagai berikut:

  • Kalori: 51 kkal
  • Karbohidrat: 0,43 g
  • Serat: 0 g
  • Gula: 0,43 g
  • Lemak: 5,42 g
  • Lemak Jenuh: 3,45 g
  • Protein: 0,43 g
  • Kolesterol: 17 g
  • Natrium: 4 g

7. Kental manis

Kental manis merupakan produk susu yang sebagian besar kandungan airnya telah dihilangkan. Biasanya, produk susu ini mengandung tambahan gula untuk rasa manis ekstra.

Menurut Direktur Gizi Masyarakat, Ir. Doddy Izwardi, MA, kepada sejumlah media saat ditemui di sela-sela acara Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi Tahun 2018, kental manis bukanlah kategori susu yang baik untuk anak balita, Bunda. Hal ini karena kadar gulanya yang tinggi.

"Kental manis ini tidak diperuntukkan untuk Balita. Namun perkembangan di masyarakat dianggap sebagai susu untuk pertumbuhan. Kadar gulanya sangat tinggi, sehingga tidak diperuntukkan untuk itu", tuturnya menilik dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Berikut adalah profil nutrisi dasar susu kental manis per 38,2 gram:

  • Kalori: 123 kkal
  • Karbohidrat: 20,8 g
  • Serat: 0 g
  • Gula: 20,8 g
  • Lemak: 3,32 g
  • Lemak Jenuh: 2.1 g
  • Protein: 3,02 g
  • Kolesterol: 13 g
  • Natrium: 48,5 g

8. Gelato

Gelato adalah makanan penutup beku Italia yang dibuat dengan krim, gula, susu, dan bahan tambahan opsional seperti cokelat, buah, dan kacang-kacangan. Meski gelato adalah variasi es krim, ada beberapa perbedaan yang membuatnya unik.

Gelato termasuk proporsi susu yang lebih tinggi dan krim yang lebih rendah. Proses pengadukannya pun sangat rendah sehingga teksturnya lebih halus dan lembut.

Berikut ini nilai gizi untuk satu sendok gelato rasa cokelat seberat 160 gram:

  • Kalori: 402 kkal
  • Karbohidrat: 31,7 g
  • Serat: 1,44 g
  • Gula: 27,8 g
  • Lemak: 27,2 g
  • Lemak Jenuh: 16.6 g
  • Protein: 7,55 g
  • Kolesterol: 96 g
  • Natrium: 91,2 mg

9. Quark

Berasal dari Jerman, quark adalah keju fermentasi lembut yang dikenal dengan kandungan protein yang tinggi. Quark memiliki rasa lembut, creamy, dan sedikit asam.

Karena diproduksi menggunakan susu krim dan fermentasi asam laktat, quark sangat rendah lemak dan karbohidrat, Bunda. Dalam 150 gram quark, berikut ini nilai gizinya:

  • Kalori: 91 kkal
  • Karbohidrat: 5.5 g
  • Serat: 0 g
  • Gula: 5.5 g
  • Lemak: 0,5 g
  • Lemak Jenuh: 0 g
  • Protein: 17,5 g
  • Natrium: 50 g

10. Puding Protein (Protein Puddings)

Puding protein adalah produk susu berprotein tinggi yang biasanya terbuat dari susu krim, protein susu, pengental, perasa, dan pemanis, Bunda. Puding protein menawarkan pilihan makanan ringan yang kaya protein dengan kalori yang lebih rendah.

Produk ini juga tersedia dalam berbagai rasa seperti cokelat, vanila, dan ditujukan untuk orang-orang pengunjung gym yang mencari camilan lezat.

Puding protein seberat 128 gram memiliki nilai gizi sebagai berikut:

  • Kalori: 106 kkal
  • Karbohidrat: 1,6 g
  • Serat: 0,8 g
  • Gula: 0 g
  • Lemak: 2.4 g
  • Lemak Jenuh: 0,3 g
  • Protein: 20.0 g
  • Kolesterol: 4 g
  • Natrium: 43 g

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(mua/fir)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online