9 Gejala Sakit Pinggang yang Jadi Tanda Penyakit Serius

23 hours ago 5

Bunda belakangan sering sakit pinggang? Waspada khawatir gejala sakit pinggang ternyata tanda penyakit serius.

Sakit pinggang merupakan salah satu alasan paling umum mengapa Bunda mencari bantuan medis atau absen dari pekerjaan. Kondisi ini juga menjadi penyebab utama kecacatan di seluruh dunia.

Meski demikian, sakit pinggang sering kali bisa dicegah atau diredakan dengan langkah-langkah sederhana. Jika pencegahan gagal, perawatan di rumah dan menggerakkan tubuh yang benar sering kali bisa menyembuhkan sakit pinggang dalam beberapa minggu.

Hanya saja untuk kasus tertentu, operasi diperlukan dalam situasi yang sangat jarang. Namun sebenarnya, tidak semua sakit pinggang bisa dianggap ringan.

Ada beberapa gejala sakit pinggang yang mengindikasikan kondisi serius sehingga memerlukan perhatian medis segera. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sakit pinggang, meliputi cedera, infeksi, hingga penyakit kronis seperti radang sendi atau osteoporosis.

Jika sakit pinggang berlangsung lama atau disertai gejala tertentu maka sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Gejala sakit pinggang yang jadi tanda penyakit serius

Dilansir dari WebMD dan Mayo Clinic, berikut sembilan gejala sakit pinggang yang bisa menjadi tanda penyakit serius.

1. Nyeri kronis lebih dari 3 bulan

Jika sakit pinggang berlangsung lebih dari tiga bulan maka kondisi ini dikategorikan sebagai nyeri kronis. Ini bisa disebabkan oleh cedera atau penyakit tertentu yang perlu ditangani secara medis.

2. Nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain

Nyeri pinggang yang menjalar ke bagian tubuh lain seperti bokong, kaki, atau tangan, bisa menjadi tanda adanya saraf terjepit. Ini akibat kondisi seperti herniasi diskus atau linu panggul (sciatica).

3. Gerak terbatas

Jika sakit pinggang menyebabkan kesulitan dalam membungkuk, berjalan, atau mengangkat barang, ini bisa menandakan kondisi seperti osteoartritis yang mempengaruhi fleksibilitas dan kekuatan otot Bunda.

4. Riwayat cedera atau kecelakaan

Kalau sakit pinggang muncul setelah mengalami cedera akibat kecelakaan, jatuh, atau aktivitas olahraga, bisa jadi ada masalah serius. Masalahnya termasuk patah tulang atau herniasi diskus yang perlu segera diperiksa oleh dokter.

5. Disertai demam

Demam yang terjadi bersamaan dengan sakit pinggang dapat menjadi tanda adanya infeksi pada tulang belakang, seperti abses epidural atau spondilitis infektif. Ini memerlukan penanganan medis segera.

6. Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus

Ketika seseorang mengalami sakit pinggang disertai kehilangan kontrol buang air kecil atau besar, ini bisa menjadi tanda sindrom cauda equina, kondisi langka tetapi serius yang memerlukan perawatan darurat.

7. Lemah otot, kesemutan, atau mati rasa

Gejala seperti kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada kaki dan tangan bisa menandakan adanya tekanan pada saraf tulang belakang. Kalau dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan permanen.

8. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Kalau sakit pinggang disertai dengan penurunan berat badan yang signifikan tanpa adanya perubahan pola makan atau aktivitas, ini bisa menjadi tanda adanya penyakit serius. Bahkan termasuk kanker tulang atau tumor tulang belakang.

9. Nyeri yang memburuk saat malam hari

Sakit pinggang yang memburuk saat tidur atau di posisi tertentu bisa menjadi tanda adanya masalah serius, seperti infeksi tulang belakang, tumor, atau peradangan kronis.

Jika Bunda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. Sakit pinggang yang dibiarkan tanpa penanganan dapat berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius dan mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Penyebab Sakit Pinggang

  • Ketegangan otot atau ligamen: Mengangkat beban berat atau melakukan gerakan mendadak dapat menyebabkan ketegangan pada otot dan ligamen punggung.
  • Hernia atau ruptur diskus: Diskus yang mengalami kerusakan dapat menekan saraf dan menyebabkan nyeri.
  • Artritis: Osteoartritis dapat menyebabkan penyempitan saluran tulang belakang (spinal stenosis) yang membuat Bunda merasa nyeri punggung.
  • Osteoporosis: Tulang yang rapuh dapat mengalami patah, menyebabkan nyeri yang hebat.
  • Ankylosing spondylitis: Penyakit peradangan yang menyebabkan fusi tulang belakang dan mengurangi fleksibilitas.

Cara mencegah sakit pinggang

  1. Olahraga Teratur. Aktivitas fisik seperti berjalan, bersepeda, atau berenang dapat memperkuat otot punggung dan meningkatkan fleksibilitas.
  2. Latihan penguatan otot. Latihan yang menargetkan otot inti (core) dapat membantu menjaga kestabilan punggung.
  3. Menjaga berat badan ideal. Berat badan berlebih memberi tekanan ekstra pada tulang belakang dan dapat memicu nyeri pinggang.
  4. Berhenti merokok agar dapat mengurangi aliran darah ke tulang belakang dan meningkatkan risiko osteoporosis.
  5. Menghindari gerakan yang salah. Selalu gunakan teknik yang benar saat mengangkat barang berat dan hindari membungkuk secara tiba-tiba.
  6. Postur yang baik. Duduk dengan sandaran yang baik, berdiri tegak, dan tidur dengan posisi yang mendukung punggung dapat membantu mencegah sakit pinggang.

Apa Bunda masih terus mengalami sakit pinggang? Jika iya, segera periksakan ke dokter ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online