Punya barang rusak atau tanaman mati di dalam rumah Bunda? Menurut feng shui bisa menghambat rezeki. Ini dia deretan barang di rumah yang bisa menghambat rezeki dan dipercaya mendatangkan kemiskinan.
Dalam kepercayaan feng shui, energi yang ada di dalam rumah dapat memengaruhi kehidupan penghuninya, termasuk keberuntungan dalam hal keuangan. Beberapa barang yang tampaknya sepele justru diyakini dapat menghambat rezeki dan membawa energi negatif jika dibiarkan di dalam rumah.
Meski kerja keras dan perencanaan keuangan tetap menjadi faktor utama dalam mencapai kemapanan, memperhatikan keseimbangan energi rumah juga bisa menjadi langkah tambahan untuk mendukung kelancaran rezeki.
Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak dibiarkan berada di dalam rumah atau harus segera dibersihkan secara rutin. Feng shui mengajarkan bahwa rumah yang bersih, rapi, dan memiliki aliran energi positif akan lebih menarik keberuntungan dan kemakmuran.
Untuk itu, mengenali dan menyingkirkan barang-barang yang dipercaya menghambat rezeki bisa menjadi pilihan.
Barang di rumah yang bisa menghambat rezeki
Mengutip Times of India, berikut ragam barang yang menurut feng shui bisa menghambat rezeki dan dipercaya dapat membawa kemiskinan jika dibiarkan di dalam rumah.
1. Tempat sampah di dalam rumah
Menurut feng shui, tempat sampah yang diletakkan di dalam rumah dapat menjadi sumber energi negatif. Sampah yang menumpuk melambangkan kemiskinan dan keberuntungan yang terhambat.
Bunda disarankan untuk tidak menaruh tempat sampah di dalam rumah atau setidaknya membersihkannya setiap hari agar tak menjadi sarang energi buruk. Selain itu, jangan biarkan sampah menumpuk terlalu lama karena bisa menimbulkan bau tidak sedap yang semakin memperburuk energi di dalam rumah.
Pastikan tempat sampah selalu tertutup dan ditempatkan di lokasi yang tidak mengganggu sirkulasi energi positif dalam rumah.
Tumpukan barang yang tidak tertata dengan rapi menciptakan energi stagnan yang menghambat aliran rezeki. Feng shui mengajarkan bahwa rumah yang bersih dan terorganisir akan membantu mendatangkan kesejahteraan serta membuka jalan bagi peluang baru dalam hidup.
Mulailah dengan merapikan lemari, meja kerja, dan sudut-sudut rumah yang sering menjadi tempat menumpuknya barang-barang. Jika ada barang yang sudah tidak terpakai, lebih baik disingkirkan atau didonasikan agar tidak menjadi beban energi di dalam rumah.
3. Struk belanja yang sudah tidak terpakai
Menyimpan dokumen keuangan lama seperti struk belanja, tagihan utang yang sudah lunas, atau rekening koran yang tak terpakai lagi dipercaya bisa membawa energi negatif. Kertas-kertas tersebut melambangkan masa lalu yang bisa menghambat datangnya rezeki baru.
Sebagai solusinya, sebaiknya lakukan penyortiran dokumen secara berkala. Jika ada dokumen yang masih penting, simpan dalam tempat yang rapi atau buat versi digitalnya agar tidak menambah kekacauan di rumah.
4. Jendela yang kotor dan berdebu
Jendela merupakan simbol pintu masuknya energi positif ke dalam rumah. Jika jendela dalam keadaan kotor atau berdebu, hal ini dipercaya bisa menghalangi masuknya keberuntungan dan kelancaran rezeki.
Rutin membersihkan jendela tidak hanya membuat rumah terlihat lebih segar tapi juga membantu meningkatkan aliran energi positif di dalamnya. Pastikan jendela selalu dalam kondisi bersih agar sinar matahari dapat masuk dengan maksimal, membawa energi yang baik bagi penghuni rumah.
5. Tanaman layu atau mati
Tanaman yang layu atau mati di dalam rumah dipercaya bisa membawa kesialan dalam hal keuangan. Feng shui mengajarkan bahwa tanaman hijau melambangkan pertumbuhan dan kemakmuran sehingga penting untuk merawat tanaman dengan baik agar tetap hidup dan segar.
Kalau ada yang mulai layu, segera rawat atau gantilah dengan tanaman baru yang lebih segar. Jangan biarkan daun-daun kering menumpuk karena dapat menyerap energi positif di rumah dan menggantinya dengan energi yang kurang baik.
6. Keran air bocor
Keran air yang bocor dalam feng shui melambangkan kebocoran rezeki. Air adalah simbol kelimpahan dan jika terus-menerus menetes tanpa diperbaiki, hal ini dapat diartikan sebagai pemborosan dan hilangnya peluang finansial yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik.
Pastikan semua keran di rumah dalam kondisi baik dan tidak ada yang bocor. Jika menemukan kebocoran, segera perbaiki agar tidak hanya menghemat air. Ini juga menjaga keseimbangan energi positif dalam rumah.
7. Barang rusak yang tidak diperbaiki
Barang-barang yang rusak seperti jam dinding mati, perabotan retak, atau peralatan elektronik yang tidak berfungsi dipercaya membawa energi buruk yang dapat menghambat keberuntungan. Barang yang tidak bisa digunakan lagi sebaiknya segera diperbaiki atau dibuang agar tidak menjadi simbol kemunduran dalam kehidupan.
Jika ada barang yang masih bisa diperbaiki, segera lakukan perbaikan agar energi positif tetap mengalir. Namun kalau barang tersebut sudah tidak dapat digunakan, lebih baik menggantinya dengan yang baru agar suasana rumah tetap segar dan penuh dengan energi baik.
Dengan menjaga kebersihan rumah serta menyingkirkan barang-barang yang membawa energi negatif, diharapkan rezeki dapat mengalir lebih lancar. Sudahkah Bunda melakukannya?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)