Tinggalkan Kesan Manis, Kate Middleton Ikuti Jejak Ratu Elizabeth II untuk Menyusui Anak-anaknya

19 hours ago 6

Jakarta -

Sosok mendiang Ratu Elizabeth II kerap menjadi figur panutan bagi cucu-cucunya, terutama dalam pola pengasuhan anak. Tak hanya itu, banyak anggota keluarga Kerajaan juga menghargai sosok Ratu karena keputusannya untuk menyusui anak-anaknya, Bunda.

Mendiang Ratu Elizabeth II merupakan pejuang ASI yang mencetuskan pentingnya menyusui langsung (direct breastfeeding) di Kerajaan Inggris. Jejak Ratu tersebut juga diikuti oleh Kate Middleton yang memutuskan untuk menyusui ketiga anaknya, Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis.

Secara tradisional, ibu-ibu Kerajaan tidak menyusui bayi mereka. Namun, semua itu berubah ketika Ratu menyambut anak-anaknya sendiri.

"Ibu-ibu kerajaan yang menyusui adalah fenomena yang relatif baru," kata sejarawan kerajaan Amy Licence kepada The Guardian.

"Secara historis, sebagian besar ibu kerajaan tidak selalu percaya bahwa menyusui adalah hal terbaik. Bahkan, dalam beberapa kasus, menyusui dianggap sebagai hal yang merepotkan, dan yang terburuk, sangat berbahaya," sambungnya.

Menurut Licence, Kate dan suaminya Pangeran Willliam, pernah mengatakan bahwa mereka ingin mengambil pendekatan 'langsung' dengan bayi mereka. Meski belum ada sumber yang mengetahui jelas penerapan proses menyusui yang dilakukan Kate, banyak sumber mengatakan bahwa sang Putri mengikuti jejak Ratu dalam pemberian makan anak-anaknya.

"Namun, jangan harap Kate akan difoto saat sedang menyusui. Ia tidak ingin menjadi model bagi kelompok yang mendukung pemberian ASI," kata seorang sumber, dilansir laman Mirror.

"Ia merasa bahwa itu adalah pilihan pribadi, dan bahwa para ibu baru harus melakukan apa pun yang terasa benar bagi mereka dan bayinya."

Putri Diana juga mengikuti jejak Ratu

Jauh sebelum Kate memutuskan untuk memberikan ASI ke anak-anaknya, ibu mertuanya Putri Diana sudah terlebih dulu melakukannya. Diana juga mengikuti jejak sang Ratu untuk menyusui kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

"Putri Diana bersikeras untuk menyusui William dan Harry sendiri," ujar Licence.

Dalam pemberian makan anak-anaknya, Putri Diana juga terbilang cukup ekstrem, Bunda. Ia diketahui mengubah aktivitas pemberian makan William dan Harry.

Mantan istri Raja Charles III ini membebaskan kedua putranya untuk mencoba berbagai macam makanan saat mereka mulai mengonsumsi makanan padat. Meski begitu, William dan Harry tetap diberi makanan bayi yang khusus dibuat oleh juru masak kerajaan.

"Awalnya kami membuat sari makanan dari buah-buahan dan sayuran, setelah itu mulai menambahkan asupan daging," tutur Darren McGrady, juru masak kerajaan dari tahun 1982 sampai 1993.

Sejarah panjang proses menyusui di Kerajaan Inggris

Mengutip Today, secara historis, sebagian besar ibu di Kerajaan tidak selalu percaya bahwa menyusui adalah praktik yang terbaik. Bahkan, dalam beberapa kasus, menyusui dianggap sebagai hal yang tidak nyaman, dan yang terburuk, dianggap sangat berbahaya.

Bukan tanpa sebab. Perempuan dari Kerajaan sering kali hanya dianggap sebagai figur simbolis, yang melahirkan anak demi mengamankan tahta.

Selain itu, menyusui juga dianggap sebagai kontrasepsi. Oleh karena itu, setelah bayi lahir, mereka biasanya akan disusui oleh ibu persusuan.

"Jadi karena bayi mereka disusui oleh orang lain, maka para Ratu bebas untuk melanjutkan tugas dan memulai untuk hamil pewaris yang berikutnya," ungkap Licence.

Sampai masa pemerintahan Raja George VI dan Ratu Elizabeth I, menyusui adalah praktik yang tidak dianjurkan di Istana. Jauh sebelumnya, Ratu Victoria yang pernah memimpin Kerajaan Inggris juga menolak praktik menyusui. Sang Ratu bahkan menganggap ide menyusui sebagai proses 'kehancuran' untuk perempuan muda yang berintrelektual.

Menurut informasi, kedua putri Ratu Victoria pernah memutuskan untuk menyusui anak-anaknya dan menyembunyikan semua itu dari sang Bunda. Ketika rahasia terbongkar, keduanya malah disebut sebagai 'sapi'.

Bahkan, seorang pengurus rumah tangga terkenal kerajaan Inggris di masa Ratu Victoria, Isabella Mary Beeton, tidak menyarankan ibu untuk menyusui langsung bayinya. Ia membandingkan bayi dengan vampir dan menganjurkan penggunaan susu bubuk di dalam stoples kaca untuk mencegah kelelahan pada ibu yang baru melahirkan.

Demikian kisah menyusui Kerajaan Inggris hingga masa pemerintahan Ratu Elizabeth II.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online