Jakarta -
Bunda pernah ngalamin pipis tanpa sadar waktu hamil? Lagi ketawa, batuk, atau bahkan cuma jalan santai, tiba-tiba keluar pipis sedikit? Jangan panik ya, Bunda! Ini hal yang wajar terjadi saat hamil dan banyak ibu hamil juga mengalaminya. Yuk, cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya!
Apa itu inkontinensia atau pipis tanpa sadar selama kehamilan?
Inkontinensia urine terjadi saat Bunda kesulitan mengendalikan kandung kemih. Jika Bunda mengalami inkontinensia, Bunda mungkin merasa ingin buang air kecil, dan lebih sering ke toilet. Masalah pengendalian kandung kemih terjadi karena berbagai alasan, termasuk kehamilan dan persalinan lho Bunda.
Kabar baiknya adalah bahwa inkontinensia selama kehamilan biasanya bersifat sementara. Keadaan biasanya kembali normal beberapa bulan setelah bayi Anda lahir atau kehamilan berakhir.
Di sisi lain, jenis inkontinensia yang paling umum selama kehamilan disebut inkontinensia urine stres (SUI). Dengan SUI, Bunda meneteskan air seni atau kencing saat Bunda batuk, bersin, tertawa, bahkan yang sederhana seperti berjalan.
Hal itu disebabkan otot-otot di kandung kemih Bunda terjepit tanpa kendali sehingga Bunda merasakan dorongan tiba-tiba dan tak terkendali untuk buang air kecil.
Tapi tenang saja ya Bunda, fenomena ini sangat umum dialami oleh banyak ibu selama kehamilan. Dikutip dari Cleveland, sekitar 40 persen hingga lebih dari setengah orang mengalami masalah kontrol kandung kemih selama kehamilan.
Hal ini paling umum terjadi pada trimester ketiga, saat janin paling berat dan memberi tekanan paling besar pada kandung kemih Bunda, tetapi inkontinensia dapat terjadi pada tahap apa pun.
Mengalami inkontinensia setelah kehamilan juga umum terjadi. Melahirkan, khususnya persalinan pervaginam, dapat menyebabkan atau memperburuk masalah kontrol kandung kemih.
Kenapa ibu hamil bisa pipis tanpa sadar?
Selama kehamilan, tubuh Bunda mengalami perubahan yang ideal untuk memungkinkan janin tumbuh tetapi tidak begitu baik untuk kendali kandung kemih.
Rahim Bunda terletak di belakang kandung kemih Bunda. Janin yang tumbuh di dalam rahim Bunda dapat menekan atau menekan kandung kemih Bunda sehingga menahan lebih sedikit air kencing.
Selain itu, perubahan hormon selama kehamilan menyebabkan otot dasar panggul yang menahan kandung kemih Bunda menjadi kendur dan melemah. Peningkatan progesteron menyebabkan otot-otot ini menjadi lebih fleksibel.
Fleksibilitas memungkinkan tubuh beradaptasi dengan perkembangan janin dan (ketika saatnya tiba) melahirkan bayi. Tetapi otot dasar panggul yang lemah juga membuat Anda lebih sulit untuk 'menahannya' saat keinginan itu muncul.
Menurut Studi yang dipublikasikan dalam European Urology menemukan bahwa sekitar 30-50 persen ibu hamil mengalami inkontinensia urine, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Penyebab utamanya adalah tekanan rahim pada kandung kemih dan pelemahan otot dasar panggul akibat perubahan hormon.
Bukan hanya itu, penelitian yang dipublikasikan dalam International Urogynecology Journal menunjukkan bahwa risiko inkontinensia urine meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan, terutama pada ibu dengan kehamilan pertama.
Adapun berikut penyebab lainnya pipis tanpa sadar saat hamil:
1. Pengaruh hormon kehamilan
Saat hamil, tubuh Bunda memproduksi hormon relaksin dan progesteron yang bikin otot-otot tubuh, termasuk otot kandung kemih dan panggul, jadi lebih rileks. Akibatnya, kontrol terhadap pipis jadi sedikit berkurang.
2. Otot panggul melemah
Otot panggul punya tugas penting buat menahan pipis. Tapi saat hamil, otot ini bisa melemah karena beban kehamilan. Jadi kalau Bunda bersin, batuk, atau tertawa, kadang pipis bisa keluar tanpa sengaja.
3. Produksi urine meningkat
Saat hamil, ginjal bekerja lebih keras buat menyaring darah, sehingga produksi urine pun meningkat. Makanya, Bunda jadi lebih sering ke kamar mandi!
4. Gerakan bayi dalam kandungan
Kadang Si Kecil bergerak atau menendang dengan posisi tertentu yang bikin tekanan ke kandung kemih makin besar, sehingga pipis bisa keluar tiba-tiba.
Cara mengontrol pipis tanpa sadar saat hamil
1. Latihan kegel
Latihan ini bantu menguatkan otot dasar panggul supaya bisa menahan pipis lebih baik. Caranya gampang, Bunda! Coba tahan otot seperti sedang menahan pipis selama 3-5 detik, lalu lepaskan. Ulangi 10-15 kali sehari, ya!
Menurut studi yang dipublikasikan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews menunjukkan bahwa latihan Kegel secara signifikan bisa mengurangi inkontinensia urine selama kehamilan dan setelah melahirkan. Studi ini menegaskan bahwa ibu hamil yang rutin melakukan latihan Kegel memiliki kontrol kandung kemih yang lebih baik dibandingkan yang tidak melakukannya.
Selain itu, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam BJOG: An International Journal of Obstetrics & Gynaecology juga mendukung efektivitas latihan Kegel dalam mengurangi risiko kebocoran urine hingga 56 persen pada ibu hamil.
2. Atur pola minum
Jangan terlalu banyak minum sekaligus, terutama sebelum tidur. Tapi tetap pastikan Bunda cukup minum supaya nggak dehidrasi.
3. Kurangi kafein dan soda
Minuman berkafein seperti kopi, teh, atau soda bisa bikin produksi urin makin banyak. Lebih baik pilih air putih atau jus buah segar.
4. Gunakan pantyliner atau pembalut khusus
Kalau sering bocor, Bunda bisa pakai pantyliner atau pembalut tipis biar tetap nyaman sepanjang hari.
5. Jaga berat badan ideal
Kenaikan berat badan yang terlalu banyak bisa memperparah tekanan ke kandung kemih Bunda. Hal itu sesuai dengan hasil studi yang dipublikasikan dalam International Urogynecology Journal menemukan bahwa ibu hamil dengan kenaikan berat badan berlebih lebih rentan mengalami inkontinensia urine karena peningkatan tekanan pada kandung kemih.
Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal selama kehamilan bisa membantu mengurangi risiko ini. Jadi, tetap jaga pola makan sehat, ya, Bunda!
6. Perbaiki postur tubuh
Saat duduk atau berdiri, pastikan postur tubuh Bunda tegak supaya tekanan ke kandung kemih bisa berkurang. Namun, kalau pipis tanpa sadar masih terus terjadi setelah melahirkan atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu buat konsultasi ke dokter, ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)