Memasuki usia dua tahun, Si Kecil sudah menunjukkan perkembangan yang begitu pesat dibanding ketika ia masih berusia satu tahun. Dengan stimulasi yang tepat, orang tua bisa mendukung perkembangan Si Kecil secara optimal. Melakukan berbagai aktivitas adalah salah satu caranya, Bunda.
Di usianya yang sudah dua tahun, Si Kecil sudah bisa menendang bola dan berlari. Si Kecil juga bisa menunjukkan benda-benda saat Bunda bertanya, menggunakan gerakan selain menunjuk dan melambaikan tangan.
Kemudian, ia bisa memegang sesuatu dengan satu tangan sambil menggunakan tangan lainnya. Ia juga bisa mencoba menggunakan kenop, tombol, dan sakelar pada mainan.
Bahkan, dikutip dari What to Expect, Si Kecil bisa memperhatikan saat orang lain terluka atau kesal, seperti terlihat sedih saat seseorang menangis, lho.
Bunda dapat membantu si kecil menguasai keterampilan baru ini dan bersenang-senang di saat yang bersamaan. Mulai dengan aktivitas sederhana yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan memanfaatkan perlengkapan yang dimiliki di rumah.
Ide aktivitas indoor & outdoor anak 2 tahun
Untuk menstimulasi perkembangannya, berikut ide aktivitas indoor dan outdoor anak usia dua tahun!
1. Buat kreasi daur ulang yang berwarna-warni
Bunda bisa siapkan berbagai bentuk potongan kertas, lem, selotip, spidol, gunting yang aman untuk anak-anak. Mengutip Baby Center, kegiatan ini mendorong kreativitas dan kemandirian dalam konteks imajinatif. Identifikasi bentuk juga penting pada usia ini.
Perlihatkan kepada anak berbagai potongan di atas meja dan minta mereka untuk memberi tahu bentuk dan warna apa yang mereka lihat. Kemudian, dorong mereka untuk memanipulasi bentuk-bentuk tersebut sesuka mereka menggunakan selotip dan gunting yang aman untuk anak-anak, yang semuanya memungkinkan mereka melatih keterampilan motorik halus mereka.
2. Menggambar
Bunda bisa menyiapkan kertas dan perlengkapan seni, seperti krayon. Menurut Rebecca N. Dudovitz, M.D., seorang dokter anak dan peneliti fakultas untuk UCLA Children's Discovery & Innovation Institute di Los Angeles, California., spidol tebal, krayon, dan perangko dapat membantu anak usia dua tahun meningkatkan koordinasi motorik halus.
3. Bangun menara dari balok
Bermain dengan balok mungkin bukan hal baru bagi anak Anda yang berusia dua tahun, tetapi permainan susun tetap penting pada usia ini. Membangun menara tinggi tidak hanya menawarkan kesempatan untuk berhitung dan memperkuat keterampilan motorik halus, saat anak menyeimbangkan setiap balok dengan hati-hati, tetapi untuk mengatur emosinya ketika menara jatuh.
4. Bantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga
Membiarkan anak yang berusia dua tahun ikut saat melipat cucian, menyedot debu, dan mencuci piring bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka, Bunda. Banyak permainan dan pembelajaran terjadi melalui aktivitas-aktivitas tersebut, Bunda,
Sementara Bunda menangani pekerjaan yang lebih besar, berikan tugas-tugas kecil untuk dikerjakan anak seperti mencocokkan kaus kaki, menyapu remah-remah ke dalam pengki, atau mengeringkan piring plastik dengan handuk kecil.
5. Putar musik
Menurut Dudovitz, untuk pengembangan keterampilan motorik kasar, memainkan musik dan menari dapat menjadi aktivitas dalam ruangan atau indoor yang hebat. Yang orang tua perlukan hanyalah musik (atau nyanyian sendiri jika tidak memilikinya) dan tempat bagi balita untuk bergerak dan bergoyang.
6. Bermain berdandan
Berdandan adalah kegiatan belajar yang bagus untuk balita, Keluarkan setumpuk pakaian lama dan biarkan anak bermain berdandan. Bunda juga dapat berpartisipasi! Dikutip dari Parents, keterampilan yang dipelajari dari berdandan yaitu kreativitas, imajinasi, keterampilan bahasa, dan perkembangan sosial.
7. Sembunyikan mainan
Untuk kegiatan dalam ruangan yang mudah bagi anak berusia dua tahun, sembunyikan mainan di suatu tempat di rumah, dan minta anak untuk menemukannya. Jelajahi bersama mereka, gunakan isyarat seperti warna kuning dan ukurannya besar untuk membimbing mereka. Bunda juga dapat menggunakan senter untuk mencari atau menyembunyikan beberapa objek sekaligus.
8. Membuat kotak surat
Buat kotak surat dengan menghias kotak sepatu atau kotak kardus lama dan potong celah di bagian atasnya. Isi dengan surat agar anak dapat membukanya. Hal ini tidak hanya mengembangkan keterampilan motorik halus saat mereka membuka amplop dan mengeluarkan isinya, tetapi juga dapat menggunakannya untuk mengajarkan konsep dasar kepada anak.
Ajak diskusi tentang gambar, warna, dan huruf; bantu mereka menyortirnya berdasarkan ukuran, bentuk, atau warna; atau hitunglah bagian-bagiannya. Bunda juga dapat menambahkan permainan imajinatif dengan bermain kantor pos, atau bermain toko dengan kupon.
9. Permainan berhenti dan jalan
Ajak anak mencoba permainan yang melibatkan 'jalan dan berhenti', seperti 'lampu merah, lampu hijau'. Aktivitas ini akan meningkatkan perkembangan pengendalian diri yang pada akhirnya akan membantu anak-anak bernegosiasi, berkompromi, dan menyelesaikan konflik tanpa kehilangan kesabaran.
10. Membuat kolase
Gunting berbagai bagian tubuh misalnya hidung, mata, rambut, dan fitur lainnya dari majalah lama, dan berikan kepada anak. Dorong mereka untuk membuat gambar wajah lucu dengan fitur-fitur tersebut, lalu rekatkan pada selembar kertas.
11. Mengoper bola
Aktivitas menyenangkan untuk anak usia dua tahun ini memerlukan terowongan bermain. Berdirilah di ujung yang berlawanan dengan anak, angkat setiap ujung secara bergantian untuk menggelindingkan bola kecil ke depan dan ke belakang.
"Ini mungkin memerlukan beberapa kali percobaan dan kesalahan agar anak Anda terbiasa, tetapi ini merupakan latihan perencanaan motorik yang hebat dan membutuhkan kerja sama tim," kata Rachel Coley, terapis okupasi, penulis Simple Play: Easy Fun For Babies, dan pendiri CanDo Kiddo.
12. Kotak sensorik konstruksi
Mainan sensorik walaupun berantakan tetapi menyenangkan. Isi wadah besar dengan oatmeal mentah dan tunjukkan kepada anak yang berusia dua tahun cara mengendarai mobil dan truk mainan melalui wadah tersebut untuk membuat jalan. Jika Bunda memiliki truk konstruksi, tunjukkan cara mereka menyendok dan menjatuhkan oatmeal ke dalam tumpukan.
13. Berkebun
Baik sungguhan yaitu menanam sayuran atau bunga di taman atau pot atau berpura-pura seperti menggali tanah dan "menanam" benih, berkebun membantu mengajarkan balita tentang dunia di sekitar mereka.
14. Bermain dengan air
Bermain dengan air merupakan pengalaman sensorik yang sangat menarik bagi anak-anak dari segala usia. Contoh permainannya seperti memandikan mainan hewan mereka di wadah plastik berisi air dan sedikit sabun cuci piring. Bisa juga memberikan anak beberapa cangkir kecil yang memungkinkan mereka memindahkan air dari satu wadah ke wadah lainnya.
15. Gambar jalan dengan kapur
Bunda bisa gunakan kapur untuk menggambar di teras rumah. Aktivitas ini memungkinkan anak untuk memperkuat keterampilan motorik kasar mereka saat mereka berlari di jalan.
Demikian ulasan mengenai 15 ide aktivitas untuk anak dua tahun, mulai dari permainan hingga pekerjaan ringan untuk melatih motorik kasarnya. Semoga informasinya membantu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)