Jakarta -
Hampir semua orang mendambakan kehidupan tanpa pernah merasakan sakit. Meski kedengarannya mustahil, hal ini dialami oleh seorang perempuan asal Inggris bernama Olivia Farnsworth yang kebal terhadap rasa sakit.
Olivia memiliki kelainan genetik langka yang membuatnya tidak pernah merasakan sakit, lapar, dan hanya bisa beraktivitas dengan tidur selama dua jam.
Ia mendapat julukan bionic girl. Kondisinya ini tentu membingungkan para dokter dan membuat dunia tercengang, Bunda.
Kondisi langka Olivia Farmsworth
Dilansir dari laman Times of India, Olivia memiliki kondisi langka yang dikenal sebagai delesi kromosom 6p, kelainan genetik di mana satu bagian kromosom 6 hilang.
Menurut National Organization for Rare Disorders, orang dengan kondisi ini menghadapi keterlambatan perkembangan, cacat intelektual, dan karakteristik wajah yang unik. Olivia diyakini sebagai satu-satunya orang di dunia yang menunjukkan ketiga gejala paling ekstrem, yaitu tidak merasa sakit, tidak lapar, dan kurang tidur.
Di dunia hanya ada sekitar 100 kasus kelainan ini, kondisi Olivia menonjol, menjadikan kasusnya sebagai salah satu misteri medis yang paling unik.
Olivia berjalan dengan tenang setelah diseret mobil
Dilansir dari laman NDTV, Olivia pernah ditabrak dan diseret oleh sebuah mobil. Namun, ia dengan tenang bangkit dan berjalan pergi setelahnya. Kecelakaan itu terjadi pada 2016 ketika ia berusia tujuh tahun.
Sang Bunda, Niki Trepak, saat itu mengatakan putrinya tidak memiliki ‘rasa bahaya’. Ia tertabrak dan terseret di jalan oleh mobil dan tidak mengeluh.
“Ia terseret sejauh sepuluh mobil di jalan. Itu mengerikan, saya rasa saya tidak akan pernah bisa melupakannya. Saya berteriak dan semua anak saya berteriak saat ia berlari keluar. Namun, Olivia hanya berkata, ‘Apa yang terjadi?’ Ia hanya berdiri dan mulai berjalan kembali ke arah saya,” ungkap sang Bunda.
“Rumah sakit mengatakan ia menggunakan bionik. Karena benturan itu, ia seharusnya mengalami cedera parah. Ada bekas ban di dadanya. Namun, satu-satunya cedera yang dialaminya adalah tidak ada kulit di jari kaki atau pinggulnya. Dokter sibuk melakukan CT Scan, rontgen, mencoba mencari cedera, tetapi tidak ada apa-apa. Ia benar-benar beruntung. Dokter berpikir yang menyelamatkannya dari cedera adalah ia tidak tegang,” sambungnya.
Gejala kondisi langka Olivia
Menurut ibunda, Olivia mulai menunjukkan gejala penyakitnya saat berusia beberapa bulan. Di antara kekurangan penyakit putrinya, ia menyatakan bahwa rambutnya tidak tumbuh dan mengalami kolik yang parah.
“Ia tidak memiliki rambut hingga berusia sekitar empat setengah tahun. Orang-orang selalu memanggilnya anak laki-laki. Ia juga pernah jatuh dengan parah dan bibirnya robek dan tidak mengatakan apa-apa. Ia harus menjalani operasi plastik besar untuk memperbaiki kondisinya,” ujar sang Bunda.
Selain itu, Niki juga menyadari sesuatu yang tidak biasa saat putrinya masih bayi. Ia menolak makanan sejak usia sangat muda dan tampaknya tidak pernah merasa lapar. Bahkan, saat ini, Olivia makan hanya karena ia tahu harus melakukannya, bukan karena perlu.
Olivia juga hampir tidak pernah tidur. Sejak bayi, ia hanya membutuhkan sekitar dua jam tidur per malam. Sang Bunda akhirnya harus mencari pertolongan medis untuk membantunya beristirahat karena tubuhnya secara alami tidak pernah merasa ngantuk.
Meskipun memiliki keterampilan khusus, Olivia masih mengalami kesulitan. Ia mengalami perubahan suasana hati yang parah dan ledakan emosi yang hebat akibat penyakitnya.
Untuk membantu keluarga lain memahami dan menangani kasus seperti yang dialami Olivia, sang ibunda telah mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan pengetahuan tentang kelainan kromosom 6.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)