Pramono-Rano Karno Akan Dilantik jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta pada Februari 2025

3 months ago 52

TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, memperoleh suara terbanyak dalam kontestasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Jakarta 2024. Pramono-Rano dipastikan memenangkan pilkada ini karena dua pasangan calon yang lain tidak mengajukan gugatan hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

Merujuk Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pada Pasal 22A di peraturan itu tertulis bahwa pelantikan gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan secara serentak pada 7 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pada Ayat 2 Pasal 22A peraturan itu disebutkan pula bahwa pelantikan gubernur dan wakil gubernur dapat dilaksanakan melewati tanggal yang telah ditetapkan dengan pertimbangan atau alasan sesuai ketentuan. Semisal ada perselisihan hasil pilkada atau putaran kedua.

Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bakal langsung bekerja menjalankan programnya seusai dilantik sebagai gubernur. Dia menyebut untuk saat ini belum bisa terlalu banyak mengomentari perihal kebijakan pemerintah provinsi Jakarta, sebab masih berstatus sebagai calon gubernur.

“Setelah dilantik pada Februari mendatang saya pasti akan bekerja,” kata Pramono saat ditemui dalam perayaan Syukuran Jakarta Menyala, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Desember 2024.

Mantan Sekretaris Kabinet ini pun berjanji akan fokus terhadap program yang dia sosialisasikan selama masa kampanye pilkada berlangsung.

Juru Bicara Tim Pemenangan Pramono-Rano, Iwan Tarigan, mengatakan pasangan nomor urut 3 itu bakal langsung merealisasikan 11 program yang getol disosialisasikan dalam masa kampanye. Adapun program ini dipastikan tuntas dalam waktu 100 hari pertama Pramono dan Rano Karno memimpin Jakarta.

“Program kerja Mas Pram dan Bang Doel dalam 100 hari kerja setelah pelantikan nanti ada sebelas macam. Sebelas ini yang akan dituntaskan dalam waktu 100 hari kerja,” kata Iwan saat dihubungi Tempo, Senin, 16 Desember 2024.

Iwan membeberkan 11 program itu terdiri dari penyelesaian masalah masyarakat di Kampung Bayam, fasilitas untuk penerima Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, sarapan gratis untuk siswa, akses transportasi publik gratis bagi 15 golongan, job fair di setiap kecamatan, perubahan syarat lowongan PPSU atau pasukan oranye hanya dengan ijazah SD, hingga membuka akses taman kota selama 24 jam.

Kemudian, program lainnya berupa melanjutkan program bantuan operasional tempat ibadah untuk membantu guru keagamaan, seperti guru mengaji, guru sekolah minggu, dan sejenisnya. Lalu, masih kata Iwan, penyediaan bank sampah di setiap RT dan RW se-Jakarta untuk pemilahan tahap pertama, sebelum sampai di tempat pembuangan akhir.

Komisi Pemilihan Umum atau KPU Jakarta telah menetapkan hasil rekapitulasi suara di pilkada Jakarta. Pasangan Pramono Anung-Rano Karno meraih suara terbanyak dengan 2.183.239 atau 50,07 persen suara. Sedangkan Ridwan-Suswono memperoleh 1.718.160 atau 39,40 persen suara; dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 459.230 atau 10 persen suara.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online