Jakarta -
Bunda masih ingat dengan sosok Panji Petualang? Sempat vakum dari dunia hiburan, ia diketahui mengidap penyakit diabetes, Bunda.
Diabetes merupakan penyakit yang mudah menyerang banyak orang. Beberapa waktu lalu, Panji sempat menceritakan kondisi kesehatannya kepada publik.
Panji menyebut dirinya mengidap diabetes karena gaya hidupnya. Ternyata, ia memiliki kebiasaan makan sebelum tidur.
"Kalau kurus itu tuh kemarin sempat gaya hidup enggak bagus, habis makan aku tidur itu bahaya banget sih," kata Panji dalam acara Brownis dikutip dari YouTube TRANS TV Official, beberapa waktu lalu.
"Kena diabet (diabetes). Aku ada diabet genetik dari bapak juga. Ya itu tadi ngerasa baik-baik saja hidup itu. Gigiku itu enggak ada yang bolong, satu pun enggak ada. Ngerokok kuat, ngopi kuat, cuma gigi enggak ada yang bolong satu pun," sambungnya.
Sebelumnya, Panji mengatakan bahwa hasil pemeriksaan gula darahnya memang sempat tinggi, yakni tembus di angka 500 mg/dL. Namun, kini kondisinya sudah mulai stabil dan kadar gula darah sudah normal, Bunda.
Panji merasa stres dan cemas
Diabetes yang diidap Panji sempat membuatnya stres hingga cemas. Panji bahkan diketahui sampai pergi ke psikiater karena rasa cemas yang dialaminya.
Pria bernama lengkap Muhammad Panji ini mengaku stres karena tidak bisa makan nasi. Padahal, ia sangat suka makan nasi.
"Stresnya itu pas aku enggak dikasih makan. Suka banget makan nasi, terus enggak boleh makan nasi. Bukan soal minum obat, kalau minum obat sih ya (bisa). Makan nasi merah boleh, nasi putih yang enggak boleh karena kadar gulanya tinggi. Itu yang bikin stres, makan mah makan, tapi berat badan jadi turun," ujarnya.
Akibat stres yang dialaminya, berat badan Panji pun turun drastis. Berat badannya turun sampai hampir 40 kilogram (kg).
"Sampai (berat badan) 45 kg, dari 80 ke 45 (kg)," katanya.
Saat ini, kondisi Panji sudah pulih. Kadar gula darahnya sudah kembali normal, begitu pun berat badannya yang sudah naik lagi menjadi 70 kg.
"Sekarang sudah 70 (kg), sudah normal lagi. Jadi dahulu sempat kena kecemasan berlebih gara-gara diabet, (sekarang) sudah sembuh, alhamdulillah," lanjutnya.
Diabetes umumnya dialami oleh merek yang memiliki riwayat dalam keluarga, Bunda. Namun, penyakit ini juga bisa menyerang mereka yang menjalani pola hidup tidak sehat.
Penyebab dan risiko diabetes
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Diabetes seiring waktu dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, hingga saraf.
Ada dua jenis diabetes, yakni tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 adalah kondisi kronis di mana pankreas memproduksi sedikit atau tidak sama sekali insulin. Sedangkan diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau tidak bisa menghasilkan cukup insulin. Menurut WHO, jenis diabetes yang banyak terjadi pada orang dewasa adalah diabetes tipe 2, Bunda.
"Dalam tiga dekade terakhir, prevalensi diabetes tipe 2 telah meningkat di negara-negara tanpa memandang tingkat pendapatan," tulis WHO dalam laman resminya.
Pemicu diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 dapat terjadi karena gaya hidup tidak sehat, Bunda. Berikut tujuh pemicu diabetes tipe 2 dari faktor gaya hidup, seperti dilansir laman Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI):
- Jumlah asupan energi yang berlebih
- Kebiasaan mengonsumsi jenis makanan dengan kepadatan energi yang tinggi (tinggi lemak dan gula, kurang serat)
- Jadwal makan tidak teratur
- Tidak sarapan
- Kebiasaan mengemil
- Teknik pengolahan makanan yang salah (banyak menggunakan minyak, gula, dan santan kental)
- Kurangnya aktivitas fisik yang diakibatkan kemajuan teknologi dan tersedianya berbagai fasilitas yang memberikan berbagai kemudahan bagi sebagian besar masyarakat
Seseorang yang mengidap diabetes tentu memerlukan pengobatan khusus untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat juga penting, Bunda. Beberapa gaya hidup sehat ini meliputi konsumsi makanan sehat, membatasi asupan gula dan lemak, rutin olahraga, menghindari rokok, dan rutin mengontrol kadar gula darah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/som)