Jakarta -
Pernahkah Bunda mengalami susah tidur selama kehamilan? Atau bahkan kurang tidur? Ternyata itu kelak memiliki dampak pada pertumbuhan Si Kecil.
Memang kehamilan menjadi momen bahagia namun juga penuh tantangan bagi Bunda. Salah satu tantangan bagi Bunda yang tengah hamil adalah aktivitas tidur yang sering terasa tidak nyenyak yang membuat Bunda mengalami kurang tidur. Entah karena perut yang makin besar, sering buang air kecil di malam hari, atau rasa cemas menjelang persalinan.
Tidur yang cukup selama kehamilan sangat penting bagi kesehatan Bunda dan perkembangan janin. Jika Bunda tidur kurang dari 7 jam per malam secara konsisten, hal ini dapat memengaruhi perkembangan Si Kecil.
Dilansir dari Healthline, salah satu dampak kurang tidur menurut para peneliti yang dipimpin oleh profesor ilmu kesehatan Jagdish Khubchandani, PhD di Pennsylvania State University, mengatakan bahwa kekurangan tidur akan berdampak tidak hanya dikaitkan dengan masalah kesehatan fisik dan mental namun juga hilangnya produktivitas, dan meningkatnya kematian dini.
Kekurangan tidur saat tidak hamil saja bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan produktivitas, apalagi bagi Bunda yang sedang hamil.
Kaitan waktu tidur dan perkembangan janin
Tidur dan perkembangan janin punya hubungan erat banget. Sebab, tidur bukan cuma soal istirahat, tapi juga waktu emas untuk mendukung perkembangan Si Kecil di dalam kandungan.
Saat tidur, tubuh Bunda akan sibuk memperbaiki sel-sel tubuh dan jaringan yang rusak. Proses ini juga berlaku untuk si kecil! Janin membutuhkan suplai oksigen dan nutrisi yang optimal untuk membangun sel-sel tubuh dan otaknya. Jika Bunda memiliki tidur yang cukup, akan memastikan aliran darah ke plasenta berjalan lancar, sehingga janin mendapat pasokan yang cukup.
Namun sebaliknya, kalau Bunda tidak cukup tidur, proses ini bisa terganggu. Akibatnya? Janin mungkin tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi. Dalam jangka panjang, ini bisa memengaruhi perkembangan otaknya.
So, pastikan Bunda memprioritaskan waktu tidur setiap malam, ya. Kalau Bunda cukup tidur, bukan cuma tubuh yang terasa segar, tapi si kecil juga tumbuh optimal di dalam kandungan.
Alasan kurang tidur ganggu perkembangan janin
Berdasarkan studi Peng Zhu, M.D., dari Universitas Kedokteran Anhui yang dilansir dari endocrine.org, melaporkan bahwa hampir 40 persen ibu hamil mengalami SSD atau symphysis pubis dysfunction. Kondisi ini melibatkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada area panggul, terutama di sekitar symphysis pubis, yaitu sendi yang menghubungkan kedua sisi tulang panggul.
SSD selama kehamilan dapat memengaruhi metabolisme glukosa Bunda sehingga berdampak pada perkembangan janin. Hal itu membuat janin berisiko lebih tinggi mengalami keterlambatan perkembangan saraf.
Maka itulah, kurang tidur selama hamil mampu membuat perkembangan janin menjadi kurang maksimal dalam tumbuh. Akibatnya, setelah lahir, Si Kecil mungkin saja mengalami keterlambatan perkembangan motorik atau kognitif. Misalnya, dia jadi lebih lambat belajar duduk, merangkak, atau bicara.
Tips tidur nyenyak selama kehamilan
Buat Bunda yang masih merasa kurang cukup tidur selama kehamilan tidak perlu khawatir ya. Ini bisa dicegah kalau kita mulai memperbaiki pola tidur.
Ada banyak cara supaya tidur lebih nyaman saat hamil. Cobalah beberapa cara di bawah ini:
1. Ciptakan rutinitas malam yang tenang
Cobalah tidur di waktu yang sama setiap malam. Jika Bunda mengalami susah tidur, Bunda bisa mencoba minum segelas susu hangat atau mandi air hangat dulu sebelum tidur biar rileks.
2. Gunakan bantal hamil
Bantal hamil memang sudah menjadi sahabat terbaik Bunda hamil! Bentuknya yang unik dirancang untuk menopang perut, punggung, dan pinggul. Bunda cukup posisikan tubuh Bunda senyaman mungkin.
3. Batasi asupan cairan sebelum tidur
Meski penting untuk tetap terhidrasi, Bunda harus mulai mengurangi minum air 1-2 jam sebelum tidur. Hal itu untuk mengurangi frekuensi ke kamar mandi di malam hari.
4. Jaga suhu dan pencahayaan kamar
Kamar yang nyaman adalah kunci tidur nyenyak. Sebelum tidur, Bunda bisa mengatur suhu ruangan agar sejuk dan jangan lupa untuk menggunakan lampu yang temaram agar dapat menciptakan suasana yang menenangkan.
5. Olahraga ringan
Beragam olahraga yang dapat Bunda lakukan selama kehamilan. Teknik pernapasan atau yoga ringan bisa menjadi salah satu opsi buat Bunda untuk membantu menenangkan tubuh dan pikiran sebelum tidur.
Jadi, jangan sepelekan waktu tidur ya Bunda. Bila tidur cukup, tubuh dan pikiran Bunda jadi lebih sehat dan janin juga tumbuh dengan optimal. Kalau masih sering susah tidur, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter. Selamat beristirahat, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)