Keluar Bercak Darah Setelah Berhubungan Intim Bisa Jadi Tanda Hamil? Simak Faktanya Bun

3 months ago 56

Jakarta -

Keluarnya bercak darah setelah berhubungan intim sering kali dianggap sebagai tanda hamil, Bunda. Volume darah yang keluar sedikit atau terkadang hanya berupa flek saja.

Lantas, benarkah keluar darah setelah berhubungan intim merupakan tanda hamil? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Bercak darah tanda hamil

Bercak darah atau flek memang bisa menjadi salah satu tanda hamil yang disebut perdarahan implantasi. Dilansir Baby Center, pendarahan implantasi merupakan bercak ringan yang dapat terjadi pada hari-hari awal kehamilan saat sel telur yang baru dibuahi menempel pada dinding rahim. Sekitar 15 hingga 25 persen perempuan mengeluarkan bercak darah selama kehamilan, dan beberapa di antaranya merupakan pendarahan implantasi.

"Bagi banyak orang, bercak-bercak ringan adalah hal yang wajar pada awal kehamilan. Pendarahan implantasi biasanya sangat ringan, berlangsung selama satu atau dua hari. Warnanya mungkin merah muda atau cokelat muda," kata bidan bersertifikat dan praktisi perawat kesehatan wanita Kristin Cohen, DNP, WHNP-BC.

"Tetapi jika mengalami pendarahan hebat, kemungkinan besar itu adalah menstruasi, bukan perdarahan implantasi," sambungnya.

Perdarahan implantasi umumnya terjadi seminggu atau dua minggu setelah pembuahan. Jika Bunda telah melacak siklus haid, maka ini akan terjadi sekitar waktu yang sama saat Bunda terlambat haid.

"Terkadang bercak muncul sebelum tes kehamilan dilakukan dan disalahartikan sebagai awal menstruasi, sementara orang lain mengalami bercak ringan setelah mendapatkan hasil tes kehamilan positif," kata Cohen.

"Terlepas dari waktunya, setelah tes kehamilan positif, sebaiknya segera hubungi dokter atau bidan untuk menjadwalkan janji temu pranatal pertama dan kita dapat memberi tahu mereka tentang bercak tersebut."

Keluar bercak darah setelah berhubungan intim, apa tanda hamil?

Perdarahan implantasi bukan satu-satunya penyebab bercak ringan selama kehamilan. Terkadang, serviks menjadi lebih sensitif saat hamil. Kondisi tersebut sering kali menyebabkan serviks mudah berdarah setelah berhubungan intim di awal kehamilan.

"Jadi, bila mengalami bercak ringan setelah berhubungan intim, ini juga bisa menjadi tanda kehamilan," ungkap Cohen.

Hal yang sama juga dipaparkan dalam laman Parents. Penyebab paling umum perdarahan setelah berhubungan intim selama kehamilan dapat terkait dengan hormon kehamilan sendiri, Bunda. Kadar progesteron yang meningkat selama kehamilan dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih besar dan lebih rapuh.

Di lain sisi, penetrasi yang terjadi selama berhubungan intim dapat menyebabkan pembuluh darah di serviks mengeluarkan darah, terutama bila penis bersentuhan dengan serviks. Hal tersebut tidak akan membahayakan kehamilan, tetapi mengganti posisi berhubungan intim dapat mengatasi masalah tersebut.

Lantas, apa yang perlu diwaspadai bila keluar darah di awal kemilan?

Cohen menyarankan para Bunda untuk tidak panik ketika bercak darah keluar di awal kehamilan. Hal ini termasuk normal, terutama bila darah yang keluar hanya berupa bercak atau flek.

"Bagi banyak orang, bercak ringan adalah hal yang normal di awal kehamilan dan tidak perlu dikhawatirkan. Meskipun melihat banyaknya perdarahan bisa mengkhawatirkan, yakinlah bahwa banyak orang mengalami bercak ringan dan terus menjalani kehamilan yang sehat," kata Cohen.

Dokter spesialis kandungan dan ginekologi Shannon Smith, M.D., juga menyarankan Bunda tidak khawatir saat menemukan bercak darah. Menurutnya, perdarahan ringan hingga sedang setelah berhubungan intim selama hamil terjadi lantaran serviks mengalami proses 'remodeling' sebagai persiapan melahirkan.

"Hal pertama yang harus dilakukan jika mengalami bercak ringan setelah berhubungan adalah menarik napas dalam-dalam. Ini sangat umum dan kemungkinan besar kehamilan berjalan normal," ujar Smith, dilansir What to Expect.

Meski tidak berbahaya, Bunda tetap perlu waspada dengan berbagai kemungkinan penyebab lainnya ya. Jika mengalami bercak ringan, gunakan pembalut dan hindari tampon. Tetapi bila darah yang keluar banyak, tidak berhenti mengalir atau disertai kram sedang hingga parah, demam, tekanan punggung dan panggul, atau kontraksi, segera hubungi dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Ilustrasi Bercak DarahIlustrasi Bercak Darah/ Foto: Getty Images/iStockphoto/neirfy

Penyebab lain keluar bercak darah selain tanda hamil

Keluarnya bercak darah bisa saja bukan merupakan tanda hamil, Bunda. Melansir dari beberapa sumber, berikut 5 penyebab keluarnya bercak darah selain tanda hamil, seperti:

1. Perimenopause

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan, perimenopause dapat menyebabkan perdarahan dan bercak yang tidak teratur. Biasanya masa perimenopause ini dialami wanita berusia 40 sampai 50 tahun.

2. Penggunaan kontrasepsi

Penggunaan kontrasepsi seperti IUD mungkin akan menyebabkan perdarahan tidak teratur selama sekitar 3 hingga 6 bulan setelah pemasangan. Selain itu, penggunaan pil KB juga dapat memicu keluarnya bercak darah atau flek selama beberapa bulan pertama meminumnya.

3. Hormon tidak seimbang

Ketidakseimbangan hormon bisa menyebabkan munculnya bercak dan perdarahan di antara siklus haid. Beberapa faktor dapat mengubah kadar hormon dan menyebabkan perdarahan abnormal dari rahim, seperti konsumsi obat hormon, gangguan hati dan ginjal, dan masalah kelanjar tiroid atau adrenal.

Keluarnya flek cokelat atau bercak darah perlu diwaspadai sebagai tanda Penyakit Menular Seksual (PMS) yang disebabkan infeksi. Beberapa kondisi seperti klamidia dan gonore dapat menyebabkan perdarahan dan keluarnya flek.

5. Kondisi medis lainnya

Beberapa kondisi medis bisa saja menyebabkan keluarnya bercak darah. Beberapa kondisi medis yang dimaksud di antaranya adalah polycystic ovary syndrome (PCOS), kista ovarium, penyakit radang panggul, fibroid rahim, serta kanker serviks atau kanker endometrium.

Demikian penjelasan terkait keluarnya bercak darah setelah berhubungan intim yang sering kali dikaitkan sebagai tanda hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/ank)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online