Kisah Pengantin Kecewa Memilih Sahabat 10 Th Jadi Bridesmaid, Ternyata...

3 months ago 55

Hari pernikahan merupakan momen paling bahagia setiap pengantin yang perlu dirayakan bersama orang terdekat. Oleh karena itu, pengantin seringkali mengajak saudara hingga sahabat karib untuk menjadi bridesmaid atau groomsmen.

Tugas bridesmaid dan groomsmen adalah mengiringi pengantin selama pernikahan. Mereka juga seringkali dibutuhkan untuk membantu mempelai mempersiapkan pernikahan.

Namun, apa jadinya jika ada pengantin yang berbagi kisah kalau ia menyesal memilih sahabatnya yang sudah 10 tahun berteman jadi bridesmaid? Yuk, simak cerita lengkapnya di bawah ini, Bunda.

Kisah pengantin yang menyesal pilih sahabat karib jadi bridesmaid

Melansir dari laman People, seorang pengantin perempuan membagikan curhatannya dalam forum diskusi Wedding. Dia mengaku ingin membatalkan keputusannya jadikan sang sahabat karib dari bridesmaid terpilih.

Dalam unggahan tersebut, ia menjelaskan awal mula pemilihan bridesmaid untuk pernikahannya.

Awalnya, jumlah pengiring pengantin perempuan dan laki-laki tidak seimbang, yaitu lima groomsmen dan empat bridesmaid. Oleh karena itu, pengantin perempuan itu mengundang seseorang yang telah berteman dengannya selama lebih dari 10 tahun untuk bergabung dalam pesta pernikahan.

Pada saat itu, rasanya tepat untuk memilih sang sahabat sebagai pengiring pengantin. Terlebih lagi mengingat kedekatan dan kenangan yang keduanya miliki bersama.

Sayangnya, keputusan tersebut perlahan berubah menjadi hal yang amat disesali. Ini disebabkan oleh sikap sahabatnya yang seringkali membuat kesal dirinya dan orang-orang sekitar.

Usut punya usut, sahabat pengantin perempuan ini merupakan seseorang yang over sensitif. Dia bahkan seringkali mengalami kecemasan yang berlebihan apabila hal terjadi tak sesuai keinginannya.

“Saya berhati-hati dalam memilih teman yang satu ini karena kami terkadang berselisih paham. Dan itu membuatnya mudah merasa cemas berlebihan. Oleh karena itu, jika saya melakukan sesuatu yang tidak disukainya, maka itu akan menjadi masalah besar, masalah yang sangat besar,” ungkap pengantin perempuan.

“Selain itu, dia juga merupakan sosok yang senang bergosip bahkan tentang sahabatnya sendiri. Ketika dia meminta saya untuk lebih terbuka dan jujur dengannya, saya tidak bisa memercayai itu. Karena dia akan pergi dan bergosip serta menyebarkan rumor tentang saya dan pasangan.”

Pengantin ini merasa bimbang atas kelanjutan undangan bridesmaid tersebut. Apabila ia tidak meminta sang sahabat untuk menjadi pengiring pengantin, dia mungkin akan merasa kesal dan lebih banyak menyebarkan gosip buruk tentangnya.

Pada akhir unggahan, pengantin ini akhirnya memutuskan untuk memberi satu kesempatan lagi untuk sang sahabat. Dia merasa tidak etis bila memintanya mundur dari bridesmaid begitu saja.

"Saya pikir saya akan memberinya satu kesempatan lagi (tanpa memberitahunya). Namun, jika ada gosip atau rumor tentang saya yang berasal dari dia, maka saya akan memintanya untuk mundur,” ungkapnya penuh keputusan.

Pengguna forum berikan komentar 

Kisah curhatan pengantin tersebut ternyata menarik atensi besar para pengguna forum. Banyak dari mereka meninggalkan komentar sebagai respon dari unggahan tersebut.

Beberapa dari respons itu mengkritisi sikap pengantin perempuan yang tak tegas menyikapi sikap kekanak-kanakan sang sahabat. 

"Kamu terlalu tua untuk memiliki frenemies (teman tapi musuh) seperti ini," tulis seseorang.

Netizen tersebut melanjutkan, "Memintanya mundur dari bridesmaid tentu akan memicu keretakan persahabatan kalian. Dan tak menutup kemungkinan dia akan dendam padamu."

"Dia tentu akan menganggap curhatanmu ini sebagai api drama. Kalian akan bercekcok besar kalau kamu tidak berterus terang. Sebaiknya segera putuskan apakah sahabatmu itu orang yang bermanfaat untukmu atau tidak," kecam salah seorang netizen mengungkapkan kegeraman pada sikap sahabat pengantin.

Tak hanya di forum diskusi, beberapa netizen juga mengomentari kisah pengantin ini di kolom komentar situs web. Beberapa dari mereka memberi nasihat supaya mempelai perempuan bisa bersikap lebih eksplisit atas ketidaksukaannya pada sahabat.

"Saya pikir kamu harus berbicara dengannya terkait sikapnya yang menyakitimu. Memberinya kesempatan terakhir tanpa memberitahunya tentu tidak akan berhasil," tulis salah seorang pengguna.

"Sebaliknya, jadilah orang dewasa dan komunikasikan sejujurnya apa yang kamu rasakan. Jika dia tetap melakukan hal tersebut, lepaskan dia. Lagipula, tidak ada aturan yang mengatakan bahwa pengiring perempuan dan pengiring pria harus memiliki jumlah yang sama."

Beberapa komentar juga menegaskan tindakan sahabat pengantin perempuan itu bukanlah sikap yang seorang teman miliki.

"Sahabat seharusnya menyayangimu dengan tulus dan tidak bergosip buruk tentangmu. Menjauh dari dia sekarang! Kamu harus menikmati pesta pernikahanmu dengan damai dan sukacita," tukas seorang netizen, mengutarakan kekhawatirannya.

Demikian kisah pengantin yang mengeluhkan sikap sahabat sekaligus bridesmaid-nya itu. Semoga permasalahan pengantin ini bisa terselesaikan dengan baik, ya Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online