Masih Perlukah Ibu Hamil dan Menyusui Dapatkan Vaksin COVID-19?

3 months ago 51

Bunda yang sedang hamil dan menyusui mungkin bertanya-tanya, masih perlukah mendapat vaksin COVID-19? Pasalnya, ibu hamil memang termasuk yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius jika terinfeksi virus yang sempat jadi pandemi beberapa tahun lalu ini. 

Pemerintah memang sudah mengumumkan berakhirnya status pandemi COVID-19 di Indonesia sejak Juni 2023. Meski kini berstatus endemi, bukan berarti virus ini sudah tak ada lagi. COVID-19 masih ada sehingga ibu hamil juga perlu mewaspadai penularannya.

Ibu hamil dan menyusui di Indonesia jika ingin menerima vaksinasi COVID-19 perlu mengikuti prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk konsultasi medis, skrining kesehatan, dan pemilihan jenis vaksin yang sesuai,

Namun informasi ketersediaan vaksin COVID-19 di Indonesia sulit didapat. Kabar terakhir tentang vaksin berbayar produksi Biofarma, dapat diperoleh di sejumlah tempat. Sayangnya sudah jarang terdengar informasi tentang lokasi yang menyediakan.

Ibu hamil & menyusui masih perlu vaksin COVID-19?

Ibu hamil termasuk yang menjadi target prioritas penerima vaksinasi COVID-19 oleh pemerintah. Alasannya, ibu hamil termasuk salah satu kelompok yang rentan terinfeksi virus ini, apalagi jika ibu hamil memiliki penyakit komorbid.

Melansir laman NHS, ibu hamil dan menyusui sangat disarankan mendapatkan vaksin COVID-19. Jika Bunda sedang hamil, vaksin COVID-19 dapat melindungi ibu dan bayi. Antibodi yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap vaksin dapat memberikan perlindungan untuk bayi dan ibu dari COVID-19.

Berikut berbagai alasan pentingnya vaksin COVID-19 untuk ibu hamil:

1. Ibu hamil berisiko sakit parah

Ibu hamil berisiko lebih tinggi untuk sakit parah akibat COVID-19. Jika ibu hamil terkena COVID-19 di akhir kehamilan, bayi juga dapat berisiko. Bukti menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil dengan COVID-19 yang memerlukan perawatan di rumah sakit atau perawatan intensif di Inggris belum divaksinasi.

Vaksin aman diberikan pada semua tahap kehamilan, mulai dari beberapa minggu pertama hingga tanggal perkiraan persalinan. Bunda tidak perlu menunda vaksinasi hingga setelah melahirkan.

2. Mendapatkan vaksinasi COVID-19 mengurangi risiko lahir mati

Belum ada bukti bahwa vaksinasi COVID-19 meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, atau komplikasi lain selama kehamilan.

Vaksin COVID-19 tidak mengandung virus hidup dan tidak dapat menyebabkan COVID-19 pada ibu atau bayinya.

Vaksin ini telah digunakan secara luas selama kehamilan di negara-negara lain dan tidak ada masalah keamanan. Di Inggris, lebih dari 100.000 ibu hamil telah divaksinasi.

Vaksin COVID-19 juga aman untuk diberikan jika Bunda menyusui. Bunda tidak dapat tertular COVID-19 dari vaksin dan tidak dapat menularkannya ke bayi melalui ASI.

Keamanan vaksin COVID-19 untuk ibu hamil dan menyusui

Laman Center for Disease Control and prevention (CDC) menjelaskan bahwa vaksinasi COVID-19 selama kehamilan dan menyusui aman dan efektif.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan CDC merekomendasikan ibu hamil dan menyusui untuk vaksin COVID-19, karena manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan risikonya. 

Tindakan pencegahan yang ketat telah dilakukan untuk membantu memastikan keamanan semua vaksin COVID-19. Vaksin COVID-19 telah menjalani pengujian ketat dalam uji klinis untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut memenuhi tolak ukur yang disepakati secara internasional untuk keamanan dan kemanjuran. 

Berdasarkan analisis data global, termasuk penelitian, vaksin mRNA seperti Pfizer-BioNTech dan Moderna menunjukkan profil keamanan yang baik untuk ibu dan bayi. Pada masa pandemi, ibu hamil diizinkan menggunakan vaksin Sinovac, Moderna, dan Pfizer.

Efek samping vaksin yang dilaporkan pada ibu hamil dan menyusui serupa dengan populasi umum, yaitu nyeri di tempat suntikan, kelelahan, dan sakit kepala ringan. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 menyebabkan gangguan perkembangan janin atau memengaruhi kesuburan.

Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) juga telah memberikan rekomendasi bahwa aman pemberian vaksin COVID-19 pada ibu hamil. 

Saat ini, vaksin yang tersedia di Indonesia adalah vaksin buatan dalam negeri yang dikembangkan PT Bio Farma. Namun vaksin tersebut belum direkomendasi untuk kelompok ibu hamil dan menyusui. Belum ada data keamanan dan efikasi yang tersedia untuk penggunaan IndoVac pada kehamilan dan ibu menyusui.  

Vaksin ini masih menunggu hasil uji klinis yang memastikan keamanan dan efektivitasnya pada kelompok ibu hamil dan menyusui.

Manfaat vaksin COVID-19 untuk ibu hamil dan menyusui

Studi yang dipublikasikan lembaga Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) menunjukkan manfaat dari vaksinasi COVID-10 saat hamil pada bayi baru lahir. Ibu hamil yang mendapatkan vaksin dapat meneruskan antibodi kepada bayinya yang baru lahir.

Dalam studi tersebut menggunakan data medis di 12 negara bagian, yang dikumpulkan antara Oktober 2022 hingga April 2024. Laporan menunjukkan, dari 1.470 bayi yang harus dirawat di rumah sakit akibat COVID-19, dampak paling parah cukup 'sering' terjadi.

Hasil temuan juga menunjukkan 1 dari 5 bayi yang dirawat karena COVID-19 memerlukan perawatan intensif, dan 1 dari 20 bayi memerlukan ventilator.

"Ini tidak termasuk bayi baru lahir yang berisiko tinggi dan sakit. Mereka adalah bayi baru lahir yang sehat dan cukup bulan, yang kebetulan tertular dan harus menggunakan ventilator di rumah sakit," kata direktur program Penyakit Menular pada Kehamilan di David Geffen School of Medicine di UCLA, Dr. Neil Silverman, dilansir laman NPR.

Studi ini diharapkan dapat membantu calon orang tua lebih memahami bahwa COVID-19 belum benar-benar hilang. Bayi baru lahir yang tertular dapat mengalami perburukan kondisi sehingga harus dirawat lebih lama di rumah sakit.

"Saya pikir penelitian ini mungkin membantu meyakinkan beberapa orang tua ketika kita benar-benar dapat menunjukkan tentang jumlah pasien rawat inap, pasien yang mendapatkan perawatan intensif, dan yang menggunakan ventilasi mekanis. Hal-hal tersebut merupakan hal yang penting," kata dokter anak Deborah Greenhouse.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online