7 Cara Meningkatkan Hormon Estrogen pada Perempuan agar Cepat Hamil

3 months ago 45

Jakarta -

Estrogen adalah sekelompok hormon yang berperan penting dalam perkembangan seksual dan reproduksi normal pada perempuan. Estrogen juga merupakan hormon seks, Bunda. Ovarium perempuan memproduksi sebagian besar hormon estrogen, meskipun kelenjar adrenal dan sel lemak juga memproduksi hormon dalam jumlah kecil.

Selain mengatur siklus menstruasi, estrogen memengaruhi saluran reproduksi, saluran kemih, jantung dan pembuluh darah, tulang. Selain itu juga memengaruhi kesehatan payudara, kulit, rambut, selaput lendir, otot panggul, dan otak.

Lalu, estrogen juga hormon yang memengaruhi ciri-ciri seksual sekunder, seperti rambut kemaluan dan ketiak, juga mulai tumbuh saat kadar estrogen meningkat. Banyak sistem organ, termasuk sistem muskuloskeletal dan kardiovaskular, serta otak dipengaruhi oleh estrogen.

Mengingat estrogen adalah hormon seks, estrogen juga berperan penting dalam kesuburan organ reproduksi perempuan, Bunda. Terutama, bagi yang ini menjalankan program hamil.

Sayangnya, seperti hormon lainnya dalam tubuh, kadar hormon estrogen tiap orang berbeda-beda, Bunda. Ada orang yang memiliki kadar hormon estrogen yang tinggi, ada juga yang rendah. Masing-masing memiliki risiko tersendiri.

Namun, bagaimana jika kadar hormon estrogen rendah? Apa yang harus dilakukan? Dalam artikel ini akan dibahas hormon estrogen, cara kerja dalam tubuh, fungsinya hingga cara meningkatkannya secara alami.

Apa itu hormon estrogen?

Estrogen adalah salah satu dari dua hormon seks perempuan. Bersama dengan progesteron, estrogen berperan penting dalam kesehatan reproduksi. Perkembangan karakteristik seks sekunder (payudara, pinggul, dll), menstruasi, kehamilan, dan menopause semuanya mungkin terjadi, sebagian, karena estrogen.

Estrogen juga berperan penting dalam sistem tubuh lainnya. Karena alasan ini, meskipun perempuan memiliki estrogen paling banyak, semua jenis kelamin menghasilkan hormon ini.

Dilansir Cleveland Health, ada tiga bentuk utama estrogen:

  • Estrone (E1) adalah bentuk utama estrogen yang diproduksi tubuh setelah menopause.
  • Estradiol (E2) adalah bentuk utama estrogen dalam tubuh selama tahun-tahun reproduksi. Ini adalah bentuk estrogen yang paling kuat.
  • Estriol (E3) adalah bentuk utama estrogen selama kehamilan.

Cara kerja hormon estrogen

Ovarium menghasilkan sebagian besar estrogen selama tahun-tahun reproduksi. Kelenjar adrenal (kelenjar pada ginjal) dan jaringan adiposa (lemak tubuh) juga mengeluarkan estrogen. Plasenta (organ yang memungkinkan pembagian nutrisi antara orang tua dan janin) mengeluarkan estrogen selama kehamilan.

Setelah dilepaskan, estrogen mengalir melalui aliran darah hingga mencapai bagian tubuh yang perlu dirangsang untuk beraksi. Di sana, estrogen mengikat protein yang disebut reseptor estrogen yang menjalankan proses tersebut. Reseptor estrogen terletak di seluruh tubuh.

5 Fungsi hormon estrogen pada perempuan

Mengutip dari laman Medical News Today, estrogen memungkinkan organ-organ berikut berfungsi:

  • Ovarium: Di ovarium, estrogen membantu merangsang pertumbuhan folikel sel telur.
  • Vagina: Di dalam vagina, estrogen menjaga ketebalan dinding vagina dan meningkatkan pelumasan.
  • Uterus: Estrogen meningkatkan dan menjaga selaput lendir yang melapisi rahim. Estrogen juga mengatur aliran dan ketebalan sekresi lendir rahim.
  • Payudara: Tubuh menggunakan estrogen dalam pembentukan jaringan payudara. Hormon ini juga membantu menghentikan aliran ASI setelah disapih.
  • Menopause: Kadar estrogen turun selama perimenopause, yaitu waktu sebelum menopause. Perimenopause dapat berlangsung beberapa tahun sebelum menopause. Menopause secara resmi dimulai saat perempuan tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan. Biasanya terjadi sekitar usia 51 tahun. Saat menopause, kadar estrogen menurun dan tidak lagi berovulasi.

7 Cara meningkatkan hormon estrogen pada perempuan

Meningkatkan hormon estrogen ternyata dapat dilakukan secara alami. Perlu Bunda ketahui lebih dahulu bahwa fitoestrogen adalah senyawa yang ditemukan pada tanaman dengan struktur molekul yang mirip dengan hormon estrogen.

Mengonsumsi makanan atau mengonsumsi suplemen dengan fitoestrogen dapat meniru efek estrogen dalam tubuh dan dapat membantu meningkatkan kadar estrogen. Berikut cara meningkatkan hormon estrogen secara alami:

1. Konsumsi kacang kedelai

Dilansir Healhtline, kacang kedelai dan produk olahannya, seperti tahu dan miso, merupakan sumber fitoestrogen yang baik. Fitoestrogen meniru estrogen dalam tubuh dengan mengikat reseptor estrogen, dan dapat memiliki efek estrogenik atau anti-estrogenik.

2. Konsumsi biji rami

Biji rami juga mengandung fitoestrogen dalam jumlah tinggi. Fitoestrogen utama dalam rami disebut lignan, yang bermanfaat dalam metabolisme estrogen.

Satu penelitian hewan pada 2017 menunjukkan bahwa diet kaya biji rami mampu mengurangi tingkat keparahan dan frekuensi kanker ovarium pada ayam. Meski demikian, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

3. Konsumsi biji wijen

Biji wijen merupakan sumber fitoestrogen dalam makanan. Studi hewan lain dari tahun 2014 menyelidiki dampak minyak kedelai dan minyak wijen pada tikus yang mengalami defisiensi estrogen.

Para peneliti menemukan bahwa diet selama 2 bulan yang dilengkapi dengan minyak ini mampu meningkatkan penanda kesehatan tulang. Penelitian ini menunjukkan efek positif seperti estrogen dari biji wijen dan kedelai, meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

4. Konsumsi vitamin B

Vitamin B berperan penting dalam pembentukan dan aktivasi estrogen dalam tubuh. Kadar vitamin yang rendah dapat menyebabkan kadar estrogen yang rendah.

5. Konsumsi vitamin D

Vitamin D berfungsi sebagai hormon dalam tubuh. Sebuah studi menjelaskan bahwa vitamin D dan estrogen bekerja sama untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Hubungan antara hormon-hormon ini disebabkan oleh peran vitamin D dalam sintesis estrogen. Hal ini menunjukkan potensi manfaat suplementasi vitamin D pada kadar estrogen yang rendah.

6. Konsumsi boron

Boron adalah mineral yang memiliki berbagai peran dalam tubuh. Boron juga diperlukan untuk metabolisme hormon seks testosteron dan estrogen. Para peneliti percaya bahwa boron memengaruhi reseptor estrogen dengan memungkinkan tubuh untuk lebih mudah menggunakan estrogen yang tersedia.

7. Konsumsi DHEA

DHEA, atau dehidroepiandrosteron, adalah hormon alami yang dapat diubah menjadi estrogen dan testosteron. Di dalam tubuh, DHEA pertama-tama diubah menjadi androgen dan kemudian diubah lebih lanjut menjadi estrogen. Satu penelitian juga menemukan bahwa DHEA mungkin dapat memberikan manfaat yang sama dalam tubuh seperti estrogen.

Gejala gangguan pada hormon estrogen

Gangguan pada hormon estrogen entah itu kadarnya yang terlalu rendah atau tinggi dapat diketahui melalui gejala-gejalanya, Bunda. Berikut gejala-gejalanya!

Gejala kadar estrogen rendah meliputi:

  • Rasa gerah
  • Keringat malam
  • Jantung berdebar-debar
  • Sakit kepala/migrain
  • Insomnia
  • Kelelahan
  • Kabut otak atau kesulitan berkonsentrasi
  • Keropos tulang
  • Vagina kering
  • Menurunnya minat terhadap seks
  • Rambut menipis
  • Berat badan bertambah

Gejala kadar estrogen yang terlalu tinggi meliputi:

  • Kembung
  • Payudara terasa nyeri
  • Bercak atau pendarahan hebat
  • Sakit kepala/migrain

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online