Seberapa Efektif Akupunktur untuk Mengatasi Penyakit Asam Lambung? Simak Penjelasannya

3 months ago 55

Jakarta -

Penyakit asam lambung saat ini menjadi salah satu kondisi medis yang banyak dialami masyarakat perkotaan. Selain dengan terapi pengobatan, penyakit asam lambung dapat diatasi dengan tatalaksana akupunktur, Bunda.

Akupunktur merupakan tindakan medis, di mana Dokter Spesialis Akupunktur Medik menusukkan jarum atau modalitas akupunktur lain di titik tertentu di tubuh. Titik-titik inilah yang secara medis dapat mengatasi keluhan asam lambung.

Saat ini, ilmu akupunktur telah diintegrasikan ke dalam kaidah ilmu kedokteran modern melalui prinsip biomedis, uji klinis ilmiah, evidence based medicine, teori, dan praktik klinisnya. Di Indonesia, pengobatan dengan akupunktur sudah mulai berkembang pesat, dan sudah banyak jurnal internasional yang diterbitkan membahas efektivitas tindakan akupunktur medis ini.

Terkait dengan penanganan penyakit asam lambung, banyak pula jurnal yang mengungkap keberhasilan metode akupunktur. Tak heran jika belakangan ini banyak orang dengan penyakit asam lambung datang memilih terapi akupunktur untuk mengatasi keluhan tersebut. Ada pula pasien yang datang setelah mendapatkan rujukan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Umum, atau Psikiater.

Tindakan akupunktur untuk mengatasi asam lambung

Penyakit asam lambung umumnya dapat terjadi karena produksi asam lambung meningkat akibat pola hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan pencetus kenaikan asam lambung, minum kopi terlalu banyak, hingga stres. Berbagai keluhan umum yang dialami orang dengan penyakit asam lambung antara lain muncul sensasi terbakar dan nyeri di dada, kesulitan buang air besar (BAB), hingga gangguan tidur.

Penanganan akupunktur untuk mengatasi penyakit asam lambung akan menyesuaikan dengan mekanisme penyebabnya. Ada tiga mekanisme akupunktur yang sering digunakan untuk mengatasi keluhan seperti asam lambung, yakni:

1. Sentral

Akupunktur bekerja secara sentral dalam mengatasi masalah ketidakseimbangan hormon. Dalam kondisi asam lambung yang naik, akupunktur dapat menurunkan hormon kortisol dan mengeluarkan hormon endorfin, sehingga membuat pasien lebih rileks.

2. Lokal

Secara lokal, akupunktur difokuskan di daerah perut yang merupakan lokasi dari lambung. Akupunktur dapat membantu pengosongan lambung dengan cepat, sehingga menurunkan produksi asam lambung. Selain itu, akupunktur juga dapat menguatkan fungsi sfingter atau katup penghubung antara lambung dengan esofagus, agar asam lambung tidak naik ke atas atau naik sampai ke dada.

3. Segmental

Secara segmental, akupunktur berfokus pada aliran darah yang memengaruhi organ lambung. Titik-titik akupunktur segmental ini ada di sekitar kepala, kaki, dan tangan.

Titik akupunktur untuk menurunkan asam lambung

Titik akupunktur untuk menurunkan asam lambung dapat diketahui setelah dokter menggali penyebab dan keluhan yang pasien alami. Setelah ditemukan penyebabnya, dokter akan melakukan akupunktur pada satu titik simptomatik untuk mengatasi keluhan atau dapat dilakukan sekaligus, yakni secara holistik.

Berikut beberapa titik akupunktur untuk menurunkan asam lambung berdasarkan keluhan:

  • Titik akupunktur di sekitar kepala dan belakang telinga untuk mengatasi gangguan kecemasan dan gangguan tidur, yang dapat menyebabkan produksi asam lambung meningkat
  • Titik sekitar perut untuk menurunkan produksi asam lambung, yang pada akhirnya juga dapat menurunkan gangguan kecemasan
  • Titik di sekitar kaki yang memengaruhi organ terkait, termasuk lambung
  • Titik di sekitar tangan untuk mengatasi mual dan heartburn

Akupunktur untuk penyakit asam lambung dapat dilakukan hingga 12 kali penusukan karena efeknya kumulatif. Setiap kali penusukan jarum akupunktur, dokter akan menanyakan respons pasien. Setelah 12 kali penusukan, efeknya akan bertahan selama tiga bulan (tanpa penusukan lanjutan).

Meski telah menjalani akupunktur, seseorang yang mengidap penyakit asam lambung tetap perlu mengubah gaya hidupnya dengan mengatur pola makan, menghindari stres (misalnya yang disebabkan pengaruh lingkungan), membatasi asupan kafein, memenuhi asupan cairan (minum air putih), dan tidur yang cukup.

Menjalani gaya hidup sehat selama melakukan akupuntur dapat membantu mempercepat hilangnya keluhan, hingga membuat Bunda sembuh total dari penyakit asam lambung. Ingat ya, input (gaya hidup sehat) tetap dapat memengaruhi output (peluang sembuh).

Sementara pada kasus penyakit asam lambung yang cukup parah, seseorang dapat melakukan akupunktur bersamaan dengan konsumsi obat yang diresepkan dokter. Pada beberapa kasus, ada pasien yang dapat lepas obat atau menurunkan dosis penggunaan obat setelah akupunktur.

Ilustrasi AkupunkturIlustrasi Akupunktur/ Foto: Getty Images/iStockphoto/manusapon kasosod

Efek samping dan kontraindikasi akupunktur untuk penyakit asam lambung

Sejauh ini tidak ada risiko dan efek samping terapi akupunktur untuk mengatasi penyakit asam lambung. Pada beberapa pasien, efek samping yang mungkin terjadi adalah nyeri ringan di area penusukan. Hal tersebut tidak berbahaya karena rasa nyeri dapat hilang dengan sendirinya.

Sementara itu, kontraindikasi akupunktur juga tidak spesifik. Kontraindikasi akan menyesuaikan pada kondisi pasien dan tindakan akupunktur akan dilakukan sesuai dengan kaidah medis.

Misalnya, pada ibu hamil yang mengalami penyakit asam lambung, akupunktur tidak akan dilakukan di area perut. Penyesuaian titik penusukan juga berlaku pada pasien dengan penyakit jantung atau pasien dengan riwayat medis tertentu.

Titik akupresur untuk penyakit asam lambung

Selain akupunktur, ada pula teknik akupresur untuk mengatasi penyakit asam lambung, Bunda. Pada dasarnya akupunktur dan akupresur memiliki manfaat yang sama, tetapi sedikit berbeda dalam penerapannya.

Akupunktur menggunakan jarum atau modalitas akupunktur lainnya pada titik akupunktur. Sementara itu, akupresur menggunakan penekanan pada titik akupunktur.

Pada akupresur, rangsangan akan diberikan di titik akupunktur melalui penekanan jari tangan. Dokter umumnya akan mengedukasi pasien untuk melakukan akupresur sendiri di rumah jika mengalami keluhan, seperti asam lambung naik.

Teknik penekanan pada akupresur dilakukan menggunakan kuku jari tangan hingga sepertiga putih. Penekanan dilakukan selama 30 detik dan dapat diulang 3-4 kali per hari atau sesering mungkin hingga keluhan membaik.

Pada pasien dengan penyakit asam lambung, titik akupresur dapat dilakukan di sekitar pergelangan tangan. Titik akupresur ini telah terbukti dapat membantu menurunkan produksi asam lambung.

Teknik akupresur dilakukan dengan cara meletakkan tiga jari tangan kanan di pergelangan tangan kiri (di bawah telapak tangan). Kemudian, jari tengah (atau jari kedua dari tiga jari kanan) dapat melakukan penekanan di titik tersebut.

Demikian serba-serbi akupunktur untuk mengatasi penyakit asam lambung. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online