7 Jenis Waxing untuk Menghilangkan Bulu di Bagian Tubuh, Mana yang Lebih Efektif?

1 week ago 7

Jakarta -

Kebanyakan Bunda mungkin sudah tidak asing dengan perawatan satu ini, bukan? Waxing termasuk salah satu cara efektif yang dapat Bunda pilih untuk menghilangkan bulu di bagian tubuh tertentu.

Perawatan ini tentunya lebih aman dilakukan oleh profesional. Ada pula beberapa hal yang perlu Bunda ketahui terlebih dahulu tentang perawatan bulu yang satu ini.

Apa itu waxing?

Tak sedikit orang yang mungkin masih mengira bahwa waxing sama dengan mencukur. Meskipun memiliki tujuan yang sama, proses pemangkasan rambutnya tentu berbeda.

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, alih-alih menggunakan pisau cukur untuk memotong rambut, waxing mencabut bulu dari akarnya langsung dari folikel menggunakan lilin panas.

Kegunaan waxing

Ada beberapa manfaat Bunda memilih perawatan waxing untuk menghilangkan bulu. Berikut di antaranya:

1. Pertumbuhan rambut yang lebih tipis

Lantaran cara waxing mencabut akar rambut dari folikel, hal itu dapat menyebabkan rambut tumbuh kembali lebih tipis dari waktu ke waktu. Hal ini dapat bervariasi tergantung pada jenis rambut.

2. Berfungsi ganda sebagai eksfoliator

Waxing juga dapat membantu menghilangkan sebagian sel kulit mati dengan berfungsi sebagai bahan eksfoliasi.

3. Tahan lama

Waxing akan menghilangkan bulu yang tidak diinginkan langsung dari sumbernya. Alih-alih memangkas bagian atas bulu yang tumbuh berlebihan seperti saat mencukur, waxing akan mencabut bulu hingga ke akarnya.

Hasilnya, satu sesi waxing dapat memberikan hasil yang bertahan selama tiga hingga empat minggu.

Efek samping waxing

Sebelum menjalani prosedur perawatan apapun, ada baiknya mengetahui beberapa kekurangan, termasuk:

1. Bisa jadi proses yang lebih menyakitkan

Lantaran rambut dicabut dari akarnya, beberapa orang mengatakan waxing lebih menyakitkan daripada bercukur. Lilin panas juga dapat membakar kulit jika Bunda tidak berhati-hati.

2. Risiko iritasi

Mirip dengan mencukur, waxing juga dapat menyebabkan radang folikel rambut, nyeri, kemerahan, rambut tumbuh ke dalam, dan iritasi kulit. Saat rambut dicabut, folikel rambut akan terbuka dan membuatnya lebih rentan terhadap iritasi.

Hal apa yang perlu dipersiapkan sebelum waxing

Bergantung pada seberapa mendesaknya Bunda ingin menghilangkan bulu yang tidak diinginkan, hal ini mungkin tidak terlalu membuat Bunda khawatir.

Namun, perlu diingat bahwa Bunda tidak dapat melakukan waxing kapan saja. Bulu harus berukuran setidaknya 1/4 inci hingga 1/2 inci agar wax dapat menempel.

Jenis-jenis waxing

Dilansir dari laman BYRDIE,  berikut beberapa jenis waxing yang berbeda tergantung kebutuhan spesifik yang dapat Bunda pilih.

1. Hard wax

Hard wax mengacu pada jenis lilin yang mengeras di kulit. Lilin ini biasanya dihangatkan lalu dioleskan hingga menempel pada rambut, bukan kulit.  

2. Soft wax

Soft wax mengacu pada jenis lilin yang lebih tipis, lembut saat disentuh, dan perlu dihilangkan menggunakan strip. Lilin ini biasanya digunakan pada strip waxing di rumah dan tidak perlu dihangatkan sebelum digunakan.

Namun, tidak seperti hard wax, lilin ini melekat pada rambut dan kulit, yang berarti lebih mungkin menyebabkan iritasi.

3. Warm soft wax

Warm soft wax berbahan dasar krim atau resin dan digunakan untuk waxing strip. Lilin ini dihangatkan dengan lembut dan dioleskan tipis-tipis pada kulit. Kain ditekan dan dilepas, sambil menarik bulu-bulunya.

Lilin yang dapat dioleskan ini sering digunakan untuk menutupi area yang lebih luas seperti kaki dan lengan.

Meskipun efektif untuk mencabut bulu-bulu yang paling halus sekalipun, lilin lembut juga menempel pada kulit, jadi sebaiknya hanya dioleskan sekali per area untuk menghindari iritasi.

4. Warm hard wax

Warm hard wax merupakan pilihan yang efektif untuk area dengan rambut tebal maupun rambut halus dan tipis. Lilin dioleskan hangat dan mengeras saat dingin. Lilin ini juga dikenal sebagai lilin tanpa strip karena dalam bentuk yang mengeras, lilin berfungsi sebagai strip itu sendiri.

5. Cold soft wax

Cold soft wax biasanya dapat dibeli dalam botol atau strip lilin yang sudah jadi. Untuk lilin yang dikemas dalam botol, yang Bunda perlukan hanyalah tongkat untuk menyendoknya dan mengoleskannya langsung ke kulit.

Kelebihan dari jenis lilin ini adalah Bunda terhindar dari risiko kulit terbakar, yang merupakan potensi kerugian dari penggunaan lilin keras.

6. Pre-made wax strips

Pre-made wax strips dilengkapi dengan lilin dingin lembut yang tepat yang sudah terpasang dan siap digunakan, tidak perlu pemanasan.

Metode ini adalah pilihan yang paling mudah digunakan dan tidak berantakan, dan sangat cocok untuk pemula karena tidak ada kemungkinan untuk menggunakan terlalu banyak produk.

7. Fruit wax

Meskipun bukan hal umum, fruit wax sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk perawatan kulit berkat sifatnya yang mengelupas dan menutrisi secara alami.

Enzim buah yang mengelupas, misalnya, dengan lembut menghilangkan tekstur yang tidak rata sementara ekstrak dari buah-buahan seperti plum, pepaya, dan stroberi yang kaya akan antioksidan, antiradang, dan meningkatkan kecerahan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online