7 Tradisi Sambut Kelahiran Bayi di Berbagai Negara, Malaysia hingga Finlandia Ada Kebiasaan Unik

1 week ago 6

Jakarta -

Setiap negara pasti memiliki tradisi unik dalam menyambut kelahiran bayi. Misalnya seperti tradisi ibu usai melahirkan di Malaysia yang diminta untuk tidak keluar rumah selama 44 hari.

Bagi banyak orang, tradisi tersebut bisa didasarkan pada kepercayaan lokal setempat. Tapi, ada juga tradisi turun-menurun yang diangkat dari kebudayaan atau perkembangan zaman.

Bahkan, di Finlandia ada tradisi untuk ibu usai melahirkan yang sudah dijalankan sejak tahun 1930-an. Penasaran seperti apa saja kisahnya dari seluruh dunia?

Tradisi unik menyambut kelahiran bayi

Berikut telah HaiBunda rangkum dari berbagai sumber, 7 tradisi unik menyambut kelahiran bayi di seluruh dunia:

1. Brasil

Tradisi melahirkan di Brazil terbilang cukup unik. Ibu yang baru melahirkan harus memastikan tamu yang menjenguknya tidak pulang dengan tangan kosong.

Ya, alih-alih dihujani hadiah saat bayinya lahir, seorang ibu baru di Brasil justru harus memberikan hadiah kepada tamu yang berkunjung. Hadiah ini dapat berupa barang-barang kecil seperti permen dan suvenir. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada tamu yang sudah menjenguk.

2. Jerman

Sebelum melahirkan, Bunda di Jerman akan mendapatkan 'paspor' yang disebut mutterpass. Ini merupakan dokumen yang diberikan kepada semua perempuan sejak dipastikan akan melahirkan seorang anak.

Buku 'paspor' ini berfungsi sebagai catatan informasi penting terkait kesehatan Bunda saat kunjungan medis selama kehamilan dan setelah melahirkan. Tradisi ini tampaknya bukanlah turun-menurun, melainkan berasal dari perkembangan zaman.

Selain 'paspor', Negara Jerman juga memiliki tradisi unik, di mana orang tua yang ingin memberikan nama anaknya harus berpegang pada daftar nama yang telah disetujui oleh pemerintah. Mereka tidak diperbolehkan memberikan nama anak seperti nama objek (apple) atau nama keluarga. Negara juga membuat aturan bahwa nama depan anak harus bisa mengidentifikasi jenis kelaminnya.

3. Finlandia

Calon ibu di Finlandia akan menerima paket perlengkapan bayi dari pemerintah Finlandia. Tradisi yang bermula pada tahun 1930-an ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap bayi baru lahir mendapatkan awal kehidupan yang sama.

Paket perlengkapan bayi ini berisi sekitar 60 item yang meliputi pakaian, mainan, selimut, buku, perlengkapan tidur, dan banyak lagi. Kotak paket ini juga bisa digunakan sebagai tempat tidur bayi, Bunda.

Para Bunda di Finlandia sebenarnya memiliki pilihan untuk mengambil bantuan tunai sebagai ganti paket perlengkapan bayi. Namun, mayoritas Bunda memilih paket perawatan untuk bayi mereka karena nilai komersilnya lebih tinggi.

4. Malaysia

Meluangkan waktu untuk beristirahat setelah bayi lahir adalah sesuatu yang mungkin dinantikan oleh semua ibu. Bagi sebagian ibu baru di Malaysia, itu adalah suatu keharusan.

Di Malaysia, ada tradisi menyambut kelahiran anak yang sudah bisa disiapkan sejak kehamilan. Ibu yang baru melahirkan diharuskan untuk tinggal di rumah untuk beristirahat dan memulihkan energi mereka selama 44 hari.

Selama di rumah, mereka akan mengikuti diet tertentu, seperti tidak boleh makan terlalu pedas, mengenakan pakaian khusus (korset atau bengkung), hingga mendapatkan pijat relaksasi.

5. Islandia

Tradisi menyambut kelahiran bayi di Islandia hampir sama dengan Negara Jerman. Di Negara ini, orang tua harus memberi nama bayi mereka sesuai dengan nama yang disetujui dan tercantum dalam data negara yang dibuat oleh Komite Penamaan Islandia.

Jika orang tua ingin menggunakan nama yang tidak tercantum dalam daftar, maka mereka harus mengajukan permohonan dan membayar biaya.

6. Turki

Para Bunda di Turki akan mengonsumsi minuman tradisional atau ramuan yang disebut lohusa serbeti setelah melahirkan. Minuman ini dibuat dengan air, gula, cengkeh, kayu manis, dan pewarna makanan merah.

Tradisi minum lohusa serbeti dilakukan untuk merayakan kelahiran bayi, Bunda. Selain itu, minuman ini juga dipercaya dapat melancarkan ASI.

Turki juga memiliki tradisi lain yang terbilang unik, yakni tidak adanya baby shower. Bunda di sana baru bisa dijenguk setelah 20 hari melahirkan.

7. Nigeria

Nigeria memiliki tradisi dalam budaya Igbo yang disebut omugwo. Tradisi ini mengharuskan nenek menjaga cucunya yang baru lahir, termasuk memandikan bayi untuk pertama kali.

Seorang nenek juga membantu orang tua dalam mengurus pekerjaan rumah atau memanjakan ibu baru dengan memijat. Hal tersebut dilakukan untuk memberi waktu bagi ibu baru pulih setelah melahirkan. Tradisi ini juga melambangkan bahwa seorang ibu pasti akan mendapatkan bantuan untuk membesarkan anaknya.

Demikian 7 tradisi menyambut kelahiran anak di berbagai negara.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online