Busui Ini Kaget dan Kesal, Sang Mertua Diam-diam Berikan Sufor pada Anaknya

1 week ago 6

Jakarta -

Praktik memberikan ASI eksklusif memang penting mendapatkan dukungan positif dari support system ya, Bunda. Jangan sampai kondisinya malah jadi berantakan seperti kasus busui ini kaget dan kesal karena sang mertua diam-diam berikan sufor pada anaknya. 

Pemberian ASI eksklusif memang direkomendasikan sejak bayi lahir sampai berusia enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun ya, Bunda. Hal tersebut seperti direkomendasikan oleh WHO.

ASI eksklusif sendiri artinya bayi benar-benar hanya diberikan ASI saja tanpa makanan atau minuman lainnya hingga bayi berusia enam bulan. Kemudian, pemberian ASI dapat dilanjutkan seiring dengan penambahan makanan padat atau MPASI pada bayi.

Bagi para pejuang ASI tentunya hal ini tidaklah mudah dilalui untuk memenuhi pemberian ASI eksklusif ya, Bunda. Dukungan dari pasangan, keluarga, dan rekan-rekan menjadi hal yang penting. Sebab, sering kali orang-orang di sekitarnya yang menggagalkan niat busui dalam memberikan ASI eksklusif untuk anaknya.

Kisah ibu menyusui terkejut setelah memergoki ibu mertuanya diam-diam berikan susu formula pada bayinya

Dalam sebuah unggahan yang dibagikan ke Reddit, perempuan berusia 31 tahun menceritakan kisah yang tak mengenakkan mengenai perjuangannya mengASIhi. Di tengah langkah kerasnya menyusui bayinya, justru ia mendapati sang mertua memberikan susu formula pada bayinya.

Perempuan yang baru tiga bulan memiliki bayi tersebut sungguh terkejut melihatnya. "Ia melihat saya dan langsung berkata, 'Lihat? Ia minum dengan sangat baik! Itu sebabnya saya bilang susu formula adalah yang terbaik!'" tulis perempuan itu.

Ternyata, sang perempuan yang memberikan susu formula kepada bayinya ialah mertuanya sendiri lho, Bunda. Dan betapa terkejutnya ketika ia memergoki ibu mertuanya memberikan susu formula pada bayinya terutama karena dia mengatakan bahwa dia hanya menyusui bayinya.

Sejak kelahiran putra mereka, ibu mertuanya telah bersikap sedikit sombong dan terus-menerus memberikan nasihat yang tidak diminta serta membuat komentar pasif-agresif tentang cara dirinya mengasuh anak, katanya seperti dikutip dari laman People.

"Salah satu hal yang paling diperdebatkan adalah menyusui," tulisnya. "Saya menyusui secara eksklusif, tetapi ibu mertua saya bersikeras bahwa susu formula 'lebih baik' karena 'bayi yang disusui terlalu manja.' Saya sudah berkali-kali mengatakan kepadanya bahwa ini adalah pilihan kami."

Baru-baru ini, ibu mertua dari perempuan itu datang untuk membantu saat suaminya pergi mengurus tugas dan saat itulah keadaan berubah.

Dari unggahannya ia menuliskan "Saya pergi mandi sebentar, meninggalkannya dengan bayi di tempat tidurnya. Ketika saya kembali, saya melihatnya memegang botol dan memberi susu formula kepada bayi saya. Saya terkejut. Dia melihat saya dan langsung berkata, 'Lihat? Dia minum dengan sangat baik! Inilah mengapa saya mengatakan susu formula adalah yang terbaik!' "

"Saya benar-benar kehilangan kendali," tulisnya. "Saya mengambil bayi saya dari pelukannya dan menyuruhnya segera pergi. Dia mulai berteriak, mengatakan bahwa dia hanya mencoba membantu dan bahwa saya tidak tahu berterima kasih."

Ketika suami dari perempuan itu pulang, ia juga marah kepada ibunya tetapi mengatakan kepada istrinya itu bahwa ia mungkin bereaksi berlebihan dengan mengusirnya begitu tiba-tiba.

Sejak kasus itu, ibu mertua pun berbagi kisahnya dengan keluarganya. Ia mengaku telah menjadi korban di depan keluarganya dengan mengatakan bahwa ia 'dipermalukan' dan dijauhkan dari cucunya.

"Beberapa anggota keluarga mengatakan saya harus meminta maaf dan membiarkan dia melihat bayi itu lagi, tetapi saya tidak mempercayainya lagi," tulis perempuan itu.

Pengguna Reddit mendukung langkah perempuan itu, dengan satu orang menulis, "Jangan tinggalkan bayi itu sendirian dengannya. Beri tahu dia bahwa ia telah melewati batas dan karena itu hak istimewanya untuk berduaan dengan bayi itu dicabut. Sampai ia dapat menghormati pilihan pengasuhan menantunya tersebut, ia tidak akan bisa berduaan dengan cucunya."

Sementara komentar pengguna Reddit lainnya ada yang mengatakan "Dia tidak berhak memberi makan anak itu sesuatu yang tidak disetujui orang tuanya. Dia tidak boleh melakukan itu. Dia berhati-hati dalam tindakannya. Dia pergi dan membeli susu formula dan botol dan menyelundupkannya dan segera setelah ibunya berpaling, dia memberi makan anak itu. Ini bukan 'kesalahan.' Ini sudah direncanakan."

Hmm, kisah tersebut memang cukup memprihatinkan ya, Bunda. Apalagi, sesama pejuang menyusui tahu betul bagaimana sakit hatinya ketika perjuangan menyusui tiba-tiba gugur seketika dengan kesalahan yang tidak dilakukan diri sendiri.

Nah, semoga kisah tersebut bisa menjadi insight ya, Bunda. Untuk terus mendapatkan support system menyusui di rumah yang lebih kondusif bagi semua ibu menyusui di luar sana. Ada baiknya, komunikasikan dengan baik bersama anggota keluarga lainnya mengenai keputusan Bunda dan pasangan untuk menyusui Si Kecil.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online