Cara Diet Sukses Orang Terberat di Dunia, Turunkan BB Lebih dari 500 Kg!

3 months ago 56

Ini dia cerita diet pria bernama Khalid Bin Mohsen Shaari, pernah dikenal sebagai 'orang terberat di dunia' dengan berat badan mencapai 610 kg. Namun ia berhasil melakukan hal yang dianggap mustahil, yakni menurunkan berat badan sebanyak 542 kg.

Kini dengan berat badan 63 kg, Khalid terlihat jauh berbeda dan bahkan mendapat julukan 'pria ramah' dari tim medis yang membantunya. Bagaimana ya cara Khalid bisa menurunkan berat badan hingga ratusan kg?

Mari kita simak kisah Khalid Bin Mohsen Shaari, orang terberat di dunia yang saat ini sudah bisa hidup normal karena berhasil mencapai berat badan 63 kg.

Kisah diet orang terberat di dunia

Perjalanan Khalid untuk melakukan penurunan berat badan tidak mungkin terjadi tanpa campur tangan mantan Raja Arab Saudi, Abdullah, yang bertekad untuk mengubah hidup Shaari. Ia mendanai seluruh rencana penurunan berat badan Khalid, termasuk perawatan medis intensif.

Tim medis profesional sebanyak 30 orang dikerahkan untuk membantu Khalid, yang dipindahkan dari rumahnya di Jazan, Arab Saudi, ke King Fahd Medical City di Riyadh demi menjalani perawatan penurunan berat badan.

Dalam prosesnya tidak mudah. Perjalanan Khalid melibatkan tim ahli bedah, ahli diet, ahli kebugaran, dan profesional kesehatan lainnya. Rencana penurunan berat badan Khalid mencakup operasi bypass lambung, diet khusus, rutin olahraga, dan fisioterapi selama enam bulan pertama, yang membantunya menurunkan setengah dari berat badannya.

Setelah itu, beberapa operasi dilakukan untuk mengangkat kelebihan kulit yang merupakan konsekuensi alami dari penurunan berat badan yang drastis. Dari seseorang yang hanya bisa terbaring di tempat tidur menjadi sosok terlihat luar biasa.

Saat ini, Khalid menjadi pria yang bahagia, seperti terlihat dari julukan yang diberikan oleh tim medisnya. Ia kini lebih banyak tersenyum dan bisa beraktivitas kembali.

Manfaat penurunan berat badan yang drastis

Orang yang berhasil menurunkan berat badan secara signifikan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, bahkan dapat membalikkan diabetes tipe 2. Seperti Khalid yang juga bisa menikmati kualitas hidup lebih baik dan risiko kematian dini semakin rendah.

"Penurunan berat badan drastis lebih dari 500 kg, seperti dalam kasus Khalid Bin Mohsen Shaari, memicu transformasi fisiologis ekstensif di seluruh tubuh. Biasanya, dalam kasus seperti itu, kita dapat mengamati peningkatan kardiovaskular yang signifikan, termasuk penurunan tekanan darah, profil lipid yang lebih baik, dan berkurangnya stres jantung," jelaszDr. Suranjit Chatterjee, selaku senior consultant, internal medicine, di Indraprastha Apollo Hospitals, mengutip Times of India.

Dr. Suranjit juga melanjutkan, seseorang yang menurunkan berat badan secara signifikan juga mendapatkan manfaat metabolik dengan peningkatan sensitivitas insulin dan pengaturan glukosa sehingga terkadang dapat membalikkan diabetes tipe 2. Selain itu, fungsi pernapasan juga berkembang lebih baik lagi.

"Fungsi pernapasan umumnya menunjukkan peningkatan yang luar biasa, ditandai dengan peningkatan kapasitas paru-paru dan risiko yang lebih rendah untuk gangguan pernapasan terkait tidur," tambahnya.

Efek samping penurunan berat badan drastis

Meskipun ada lebih banyak manfaat dari penurunan berat badan drastis bagi seseorang yang terbaring di tempat tidur, seperti Khalid, namun tidak terlepas dari efek samping. Bunda yang menurunkan berat badan secara drastis bisa mengalami berbagai masalah kesehatan.

"Penurunan berat badan yang cepat lebih dari 100 kg (apalagi 500 kg) dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan, garam, dan elektrolit, menyebabkan kehilangan otot yang signifikan, kekurangan protein dan kalori, serta kekurangan enzim dan mineral. Akibatnya, pasien mungkin mengalami kelelahan kronis, lesu, perubahan suasana hati, dan kelemahan umum," kata Dr. Manish Joshi, additional director, surgical gastroenterology, bariatric and robotic surgery, di Fortis Hospital, Bannerghatta Road, Bengaluru.

Untuk itu, ada baiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba metode diet apa pun, terutama bagi yang obesitas. Mengatasi penurunan berat badan ekstrem seperti Khalid membutuhkan tim ahli dari berbagai bidang.

Pemantauan medis yang cermat juga sangat penting untuk secara teratur memeriksa nutrisi, keseimbangan elektrolit, dan kesehatan organ. Jangan asal mencoba diet ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online